CITIZEN REPORTER

Murid SDN Borong Diajak Merawat Tanaman Sebelum Menulis Puisi

Inspirasi menulis puisi bisa diperoleh dengan merawat tanaman, mencabuti rumput-rumput yang tumbuh di pot bunga atau saat menyiram bunga

Murid SDN Borong Diajak Merawat Tanaman Sebelum Menulis Puisi
CITIZEN REPORTER
Murid SDN Borong Diajak Merawat Tanaman Sebelum Menulis Puisi 

Rusdin Tompo

Aktivis Hak Anak

Melaporkan dari Kecamatan Manggala, Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM-Inspirasi menulis puisi bisa diperoleh dengan merawat tanaman, mencabuti rumput-rumput yang tumbuh di pot bunga atau saat menyiram bebungaan di halaman sekolah.

Begitulah proses menemukan ide yang coba diajarkan kepada murid-murid SDN Borong, Makassar, saat kegiatan pengembangan minat bakat pada Minggu (5/8/2018).

Proses kreatif menulis puisi ini dibimbing oleh fasilitator hak anak, Rusdin Tompo, yang dikenal juga sebagai penulis.

Rusdin, yang namanya masuk dalam buku "Apa dan Siapa Penyair Indonesia (ASPI)", terbitan Yayasan Hari Puisi Indonesia (2017) itu, mengatakan untuk bisa menulis tentang alam dan lingkungan maka anak-anak perlu didekatkan pada alam.

"Aktivitas keseharian anak mesti didekatkan pada alam biar mereka bisa merasakan dan mengerti seperti apa alam itu," kata lelaki yang sudah menerbitkan tiga buku puisi itu.

Menurutnya, anak-anak hanya bisa menulis dengan baik tentang tumbuhan hijau, bau tanah, kupu-kupu atau cericit burung, jika mereka mencermati dan memaknainya secara langsung. Apalagi bagi anak-anak yang sekolahnya merupakan Sekolah Adiwiyata.

"Menulis puisi itu perlu ada proses observasi dan praktik langsung sebagai bagian dari pengalaman yang nanti direfleksikan dalam tulisan," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved