DPRD Bulukumba Minta Pemkab Perbaiki Regulasi Retribusi, Ini Kata Wabup

Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki, meminta Pemkab Bulukumba untuk memperbaiki regulasi retribusi.

DPRD Bulukumba Minta Pemkab Perbaiki Regulasi Retribusi, Ini Kata Wabup
HANDOVER
Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba, Tomy Satria Yulianto. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pajak Perubahan Nilai (PPN) untuk konsumen rumah makan dan hotel bakal diterapkan tahun ini.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, saat ditemui di Same Resort Bira Beach, Bulukumba, belum lama ini.

Menurutnya penerapan PPN tersebut, diharap dapat meningkatkan pendapatan daerah.

"InsyaAllah tahun ini mulai kita terapkan. Untuk meningkatan pendapatan asli daerah," jelas Tomy.

Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki, meminta Pemkab Bulukumba untuk memperbaiki regulasi retribusi.

Pasalnya, penarikan retribusi saat ini dinilai belum optimal dan belum berdampak pada pembangunan daerah.

Ketua PAN Bulukumba itu memberikan contoh, seperti penarikan retribusi hotel, kafe dan warkop, termasuk penerapan PPN, yang hingga saat ini belum diterapkan di Bulukumba.
"PPN itu sangat berpeluang untuk mendongkrak PAD," tambahnya.
Zulkarnain menyebutkan, sewa dan retribusi haruslah dipisahkan, seperti misalnya sewa kamar hotel.

Dalam satu kamar yang bertarif Rp 1 juta, harus ditambahkan PPN sebesar 10 persen kepada penyewa.

"Ini baru satu orang, bayangkan kalau ada ratusan bahkan ribuan pengunjung dalam setahun. Ini tidak dibebankan pada pelaku usaha, namun bagi pelanggan, nah mankanya kenapa regulasi kita harus diperbaiki agar ada penguatan hukum," jelasnya. 

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help