Pengukuran Jalur Rel Kereta Api Makassar-Pare di Pangkep Sudah Rampung

Tujuan pengumuman ini untuk mengetahui kebenaran pemilik lahan dan kita berikan waktu 14 hari untuk komplen.

Pengukuran Jalur Rel Kereta Api Makassar-Pare di Pangkep Sudah Rampung
munjiyah/tribunpangkep.com
Kepala Badan Pertanahan Pangkep, Arman Amrullah 

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, Munjiyah Dirga Ghazali

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Pengukuran jalur rel kereta api Makassar-Pare di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan sudah rampung.

Kepada TribunPangkep.com, Kamis (2/8/2018) Kepala Badan Pertanahan Pangkep, Arman Amrullah mengatakan tahap pengukuran telah selesai.

"Hari ini sudah rampung, ada 1.776 jumlah bidang yang dibebaskan dengan luas perencanaan 50 meter dikali 40,5 km menjadi 202,5 hektare," ujarnya. Dikatakan, setelah pengukuran selesai masuk pada tahap pengumuman.

Baca: PT Semen Tonasa Mengaku Belum Tahu Soal Distribusi Semen Pakai Kereta Api

Baca: Anggaran Proyek Kereta Api Makassar-Parepare 2018, Capai Rp 800 Miliar, Ini Targetnya?

"Usai pengukuran kita akan umumkan hasilnya. Di tahap ini ada inventarisasi dan indentifikasi, akan diumumkan siapa yang punya tanah itu, sudah benarkah tanahnya dan siapa-siapa nama yang lahannya kena jalur rel kereta api," ungkapnya.

Tujuan pengumuman ini untuk mengetahui kebenaran pemilik lahan dan kita berikan waktu 14 hari untuk komplen. Jika 14 hari tidak ada komplen keputusan selanjutnya diserahkan ke panitia jalur rel kereta api. 

Dia menambahkan, selama tahap pengukuran di lapangan Badan Pertanahan Pangkep memiliki banyak kendala.

"Kita turun lapangan, tentu banyak kendalanya contoh ada jalur lahan milik masyarakat yang bermasalah dan faktor cuaca," jelasnya.

Beberapa lahan produktif yang kena jalur rel kereta api yakni sawah, kebun, empang, tanah pemerintah dan rumah.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help