Mas Asmara, Pedagang Siomay Unik dari Sungguminasa

Di Gowa, Miftahul Ulum, seorang pedagang siomay yang sering mangkal di sekitar Lapangan Syekh Yusuf Discovery

Mas Asmara, Pedagang Siomay Unik dari Sungguminasa

Laporan: Fauziah NJ, Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Melaporkan dari Sungguminasa

BANYAK cara dilakukan oleh para pedagang untuk memperkenalkan dagangannya kepada pembeli. Memberi nama-nama unik sesuai filosofi isi atau rasa produk tersebut, adalah salah satu caranya. Unik dan yang pasti digemari oleh semua kalangan, khususnya kalangan millenial.

Di Gowa, Miftahul Ulum, seorang pedagang siomay yang sering mangkal di sekitar Lapangan Syekh Yusuf Discovery, menamai siomainya dengan nama-nama yang unik dan mudah diingat.
Sebut saja, siomay cinta, sayang, cemburu, putus cinta, nikah siri, selingkuh, poligami, selingkuh, dan siomay setia.

Nama-nama siomay ini didasari pada isi siomay tersebut. Siomay cinta misalnya berisi hati ayam. Sedangkan siomay sayang berisi coklat. Miftahul Ulum atau oleh pelanggannya disapa Mas Asmara, juga memberi nama siomay cemburu yang berisi keju, siomay putus cinta berisi cabai, siomay selingkuh dilapisi kulit pangsit.

Menurut Mas Asmara, nama-nama itu dibuat untuk menarik minat pembeli mencoba siomaynya. “Alhamdulillah, setiap hari banyak yang datang membeli siomay di sini. Rata-rata adalah anak muda. Tapi ada juga orangtua dan anak-anak,” kata Mas Asmara. Dalam sebulan, Asmara mengaku bisa mengumpulkan keuntungan bersih hingga Rp 6 juta.

Mas Asmara menceritakan, sebelum berdagang di sekitar Lapangan Syekh Yusuf, ia terlebih dahulu berdagang di Jl Cenderawasih, Makassar. Namun karena pelanggannya sedikit, ia mencoba peruntungan di sekitar Lapangan Syekh Yusuf. Hasilnya, pelanggannya membeludak.

"Kalau dibandingkan dengan di tempat-tempat lain, di sini lebih banyak pembelinya. Jadi otomatis pemasukannya juga bertambah" tuturnya.

Sebagai seorang yang taat beragama, Mas Asmara tak lupa bersedekah. Setiap Ramadan, ia selalu bagi-bagi menu berbuka puasa kepada pengunjung lapangan. Ia juga kerap membagi-bagikan siomainya kepada pengunjung lapangan secara gratis.(mg6)

Siomay Asmara
Siomay Asmara ()
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help