Finalis Duta Anti Narkotika Maros Lolos Jadi Peserta Future Leader Congress 2018

Ramadhan menjadi perwakilan Indonesia untuk bertemu dengan 400 pemuda dari seluruh dunia pada 16-18 September 2018.

Finalis Duta Anti Narkotika Maros Lolos Jadi Peserta Future Leader Congress 2018
ANSAR/TRIBUNMAROS.COM
Finalis Duta Anti Narkotika Maros, Ramadhan terpilih menjadi peserta pada ajang Future Leader Congress 2018 yang akan berlangsung di Kantor Unitet National Economic and Social for Asia Pasific, Bangkok, Thailand. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Finalis Duta Anti Narkotika Maros, Ramadhan, terpilih menjadi peserta pada ajang Future Leader Congress 2018 yang akan berlangsung di Kantor Unitet National Economic and Social for Asia Pasific, Bangkok, Thailand.

Ramadhan menjadi perwakilan Indonesia untuk bertemu dengan 400 pemuda dari seluruh dunia pada 16-18 September 2018.

Mereka akan membahas isu global yang berkembang saat ini.

Ramadhan mengatakan, sebelum terpilih menjadi perwakilan Indonesia, berbagai upaya yang telah dilakukannya.

Di antaranya mendaftar secara online dan menjawab sejumlah pertanyaan.

Baca: Perkenalkan, Ini Dia Juara 1 Duta Anti Narkoba Maros, Cantik dan Masih Jomblo Lho

"Sebulan lalu saya mendaftar online. Saya juga menjawab sejumlah pertanyaan. Setelah itu, saya disuruh membuat tulisan bertema perdamaian dunia. Pas lihat hasilnya, ternyata saya terpilih," katanya, Kamis (2/8/2018).

Mahasiswa semester akhir Jurusan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Makassar tersebut awalnya kaget sekaligus bangga mendapatkan kesempatan tersebut.

Dia tidak menyangka akan lolos menjadi perwakilan Indonesia untuk membahas masalah global tersebut.

Berbagai hal yang mengancam pemuda akan menjadi topik pembahasan saat pertemuan.

Selain narkotika yang menjadi ancaman negara, Ramadhan juga akan mengangkat persoalan SARA yang mengancam kedamaian dalam forum tersebut.

Baca: Perempuan Asal Luwu Timur Ini Bangga Jadi Finalis Duta Pelajar Sulsel 2018

"Saya tidak menyangka kalau akan lolos. Intinya, saya hanya berusaha saja. Ternyata ada undangan kalau saya lolos. Forum ini jelas sangat strategis karena memang dibawah kendali PBB," katanya.

Forum yang dibuat oleh PBB tersebut akan menghadirkan pembicara bertaraf dunia.

Setiap peserta juga akan memaparkan pendapatnya terkait masalah yang menjadi isu krusial di negaranya masing-masing. Setiap masalah akan dibahas lebih luas dan mendalam.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved