ASN Maros Dapat Bantuan Rumah Rp 16,7 Miliar dari Kementrian PUPR

Basuki meninjau progres dari proyek pembangunan rumah susun untuk ASN Maros di area Pemkab Maros

ASN Maros Dapat Bantuan Rumah Rp 16,7 Miliar dari Kementrian PUPR
Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Rakyat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono kunjungan kerja ke Maros, Kamis (2/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Rakyat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono kunjungan kerja ke Maros, Kamis (2/8/2018).

Basuki meninjau progres dari proyek pembangunan rumah susun untuk ASN Maros di area Pemkab Maros. Rumah tersebut hanya diperuntukan kepada ASN yang masih ngontrak.

Basuki mengatakan, rusun yang bersifat pinjaman tersebut hanya diberikan kepada ASN yang belum memiliki rumah.

"Nantinya, jika ASN sudah memiliki rumah, maka penghuni harus meninggalkan rusun tersebut," katanya.

Untuk membangun rusun berlantai empat tersebut Kementrian PUPR mengucurkan Rp 16,7 Miliar dari APBN.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Abdul Salam mengatakan, rusun tersebut berlantai empat dan memiliki 60 unit dengan fasilitas lengkap.

ASN tidak perlu lagi membeli perabot rumah tangga atau membangun bangunan baru. Rusun tersebut juga tidak boleh direnovasi oleh penghuni.

"ASN tinggal masuk rumah saja. Fasilitasnya sudah lengkap. Rumah ini bukan untuk dimiliki, tapi hanya pinjaman. Ini hanya untuk ASN Maros saja dan golongannya masih rendah," katanya.

Sebelum menempati rusun tersebut, calon pengguni akan diverifikasi penghasilan. Meski golongannya masih rendah, namun jika penghasilannya mencukupi, maka tidak akan diberikan rusun.

Kunjungan Dirjen Perumahan Rakyat tersebut disambut oleh Ketua DPRD Maros Chaidir Syam dan Sekretaris Daerah, Baharuddin.

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help