Alasan Kedai Kita di Landak Lama Pakai Bright Gas

Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis.

Alasan Kedai Kita di Landak Lama Pakai Bright Gas
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Usaha Kecil Menengah (UKM) bidang kuliner di Kota Makassar kian sadar dan pintar memilih tabung gas untuk keperluan masak-memasak.

Tercatat, di Kedai Kita Jl Landak Lama Makassar. Kedai yang menjual aneka makanan mulai dari olahan nasi, mi, ayam, daging, roti, pisang, hingga aneka minuman dingin dan panas itu telah menggunakan bright gas sejak produk tersebut diluncurkan.

Saat manajemen Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII berkunjung ke kedai yang telah buka puluhan tahun itu, Kamis (2/8/2018), pelanggan terlihat ramai.

"Menu andalan kami Sop Ubi dan Bakmie Ayam Keki. Keki itu singkatan dari Kedai Kita," kata Anti Ananta kasir Keki.

Ditanya kenapa memilih bright gas, Anti sapaanya merasa sangat hemat ketika menggunakan bright gas.

"Tiap minggu kami konsumsi rerata 4 tabung bright gas 12 kg per minggu. Selain lebih hemar, yah kemanannya lebih baik. Garansi tidak bocor," katanya.

Apakah pernah mencoba tabung 3 kg?

"Kami tidak pernah pakai gas 3 kg. Soalnya peruntukannya untuk mereka yang kurang mampu, selain itu tekanan gasnya kurang stabil," ujarnya.

Sr. Supervisor Communication & Relations MOR VII, Cecep Supriyatna mengapresiasi owner Kedai Kita dengan memberikan plakat.

Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis.

"Tentunya para pelaku usaha ini dapat menjadi contoh atau role model bagi pelaku usaha lainnya, agar menggunakan LPG non subsidi ataupun beralih dari LPG 3 Kg ke Bright Gas," kata Cecep sapaanya.

Selama program berjalan 3 bulan ke depan, kami menargetkan sebanyak 30 pelaku usaha yang terpilih. Sehingga harapan kami, melalui apresiasi berbentuk promosi bisnis akan dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

"Kami berharap, program ini dapat meningkatkan konsumen yang mampu dan tidak berhak menggunakan LPG 3 kg untuk beralih ke LPG non subsidi," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help