Air Irigasi di Kampung Jaya Timur Pinrang Kikis Tanah Sekitar Rumah Warga

Tanah lapang yang berada di sekitar rumah mereka mengalami pengikisan akibat luapan air irigasi.

Air Irigasi di Kampung Jaya Timur Pinrang Kikis Tanah Sekitar Rumah Warga
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Rumah warga di sekitar irigasi bendungan Kampung Jaya Timur, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, terancam roboh. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Sejumlah rumah warga di sekitar irigasi bendungan Kampung Jaya Timur, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan terancam roboh.

Pasalnya, tanah lapang yang berada di sekitar rumah mereka mengalami pengikisan akibat luapan air irigasi tersebut.

Ironisnya, jarak antara rumah dengan tanah yang sudah terkikis itu tersisa sekitar 1 meter. Padahal, dulunya rumah dan tanah lapang di depannya berjarak sekitar 7 meter.

"Jadi sudah sekitar 6 meter tanah lapang yang longsor akibat terkikis air irigasi dan sedikit lagi mengenai rumah kami," kata salah seorang warga sekitar, Jafar Haruna (52) saat ditemui TribunPinrang.com, Kamis (2/8/2018).

Baca: Wabup Lutim Minta Proyek Rehabilitasi Irigasi di Kalaena Tak Ganggu Aktivitas Petani

Baca: Waduh, Mobil Daihatsu Ayla Ini Terjun ke Irigasi di Bendoro Sidrap

Ia menyebutkan, kondisi itu sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada perhatian dari pemerintah terkait.

"Padahal kami sudah beberapa kali mengadu ke PSDA Pinrang, tapi tak pernah dihiraukan. Jangan nanti ada peristiwa, baru sibuk cari solusi," keluh Jafar.

Jika hal ini tak segera ditangani, lanjutnya, pengikisan akan terus berlanjut. Apalagi jikalau terjadi hujan, tentu pengikisan akan lebih cepat lantaran hantaman air berasal dari atas dan bawah.

"Kami sudah sangat resah dan was-was dengan kondisi ini. Jadi kami minta respon dari pemerintah untuk bisa membendung wilayah rumah kami, agar tak terjadi pengikisan lanjutan," tuturnya.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help