Cerita Sumarsono di Balik Pelantikan 95 Pejabat Pemprov Sulsel, Pemerintahan SYL Bobrok?

Dia mengaku tak punya kepentingan di Sulsel, pasalnya masa jabatan dirinya hanya enam bulan saja

Cerita Sumarsono di Balik Pelantikan 95 Pejabat Pemprov Sulsel, Pemerintahan SYL Bobrok?
Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono turut berduka atas gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mungkin tidak banyak yang tahu apa saja alasan, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono melakukan rotasi jabatan di lingkup Pemprov Sulsel.

Selain alasan untuk antisipasi kepincangan didalam tubuh pemerintahan, rupanya ada alasan lain.

Awalnya Soni tak ingin mengungkapkan fakta - fakta yang sedang terjadi selama ini di Pemprov Sulsel, namun karena kondisi terdesak, Soni akhirnya blak-blakan soal pelantikan ini.

Rabu (1/8/2018), Soni mengatakan dirinya yang juga berstatus sebagai Dirjen Otoda Kemendagri RI, atau pimbina para Gubernur se-Indonesia ini mengetahui seperti apa pemerintahan yang semestinya.

Dia mengaku tak punya kepentingan di Sulsel, pasalnya masa jabatan dirinya hanya enam bulan saja, dan terhitung hari ini sisa sebulan lagi ia menjabat Pj Gubernur dan kembali lagi sebagai Dirjen Otoda Kemendagri RI di Jakarta.

Menurutnya apa yang ia lakukan kemarin (lantik 95 pejabat), untuk menyelamatkan dan meningkatkan kualitas sistem pemerintahan di Sulsel.

Data yang tercantum di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, itu sebagian besar pejabat ditempatkan di posisi yang betul-betul salah.

Seperti dicontohkan Soni, salah satu pegawai yang memiliki konsentrasi dibidang perikanan justru di pekerjakan di Rumah Sakit.

Mendengar hal ini saja kata dia, tentunya tak etis, olehnya Soni mengambil sikap untuk mengembalikan para pejabat atau pegawai sesuai dengan tupoksi mereka.

Halaman
123
Penulis: Saldy
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help