Kasus Pungli Disdik Pangkep, Penyidik Periksa Kadis Enam Jam

Dia menambahkan, Kadis Pendidikan sebagai saksi dalam pengembangan kasus yang dilakukan.

Kasus Pungli Disdik Pangkep, Penyidik Periksa Kadis Enam Jam
munjiyah/tribunpangkep.com
Kepala Unit Tipikor Polres Pangkep, Inspektur Dua (Ipda) Firman. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pangkep terus melakukan pengembangan kasus dugaan pungli di instansi Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep.

Kepala Unit Tipikor Polres Pangkep, Inspektur Dua (Ipda) Firman menuturkan, jika hari ini penyidik memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira untuk dimintai keterangan.

"Iya, tadi Kadis Pendidikan diperiksa, dari pukul 10 pagi sampai pukul 3 sore tadi," kata Kepala Unit Tipikor Polres Pangkep, Inspektur Dua (Ipda) Firman di Mapolres Pangkep, Selasa (31/7/2018).

Dia menambahkan, Kadis Pendidikan sebagai saksi dalam pengembangan kasus yang dilakukan.

"Statusnya masih saksi," katanya.

Buntut pemeriksaan Kadis Pendidikan ini karena sebelumnya diberitakan, ruangan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Pangkep, Husnawaty digeledah penyidik Unit Tipikor Polres Pangkep di Kantor Dinas Pendidikan Pangkep, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (18/7/2018).

Penggeledahan ini buntut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kabid GTK Husnawaty sehari sebelumnya, Selasa (17/8/2018).

Husnawaty diciduk saat menerima uang yang diduga Pungutan Liar (Pungli) dari guru SD penerima tunjangan daerah terpencil (Dacil) pencairan 2018 wilayah kepulauan.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di ruangannya, polisi mengamankan uang Rp 900 ribu dan di rumahnya Rp 7 juta.

Tunjangan guru Dacil yang diterima antara Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta per guru.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help