JK Tondok Tidak Memenuhi Syarat Ikut Pilcaleg, Ini Kata Bacaleg Toraja Utara

JK Tondok kembali mencalonkan diri melalui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) namun berkas dokumen persyaratannya TMS

JK Tondok Tidak Memenuhi Syarat Ikut Pilcaleg, Ini Kata Bacaleg Toraja Utara
risnawati/tribuntoraja.com
Yulius Dakka 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Anggota DPRD Toraja Utara, Joni Kornelius Tondok tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada Pileg 2019.

JK Tondok kembali mencalonkan diri melalui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) namun berkas dokumen persyaratannya TMS dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toraja Utara.

Salahsatu kerabatnya, Yulius Dakka yang juga Bacaleg DPRD Toraja Utara di daerah pemilihan (Dapil) yang sama, yakni Dapil 4 meliputi Kecamatan Dende Piongan Napo, Kesu, Sanggalangi dan Sopai.

"Sebagai kerabat, keluarga dan dari dapil yang sama sangat menyayangkan jika JK Tondok tidak bisa lolos mencalonkan diri sebagai calon legislatif 2019 nanti," tuturnya kepada TribunToraja.com, Selasa (31/7/2018).

Menurutnya, jika tidak lolos, maka kerugian besar bagi orang kampung Tambunan, Randanbatu, Mengkepe, dimana J K Tondok adalah aset wilayah tersebut.

"Saya berharap kepada penyelenggara Pemilu, masih ada cara mempertimbangkannya, jangan hanya merujuk pada satu aturan saja, mungkin masih ada aturan lain," jelas Yulius yang juga Bacaleg DPRD Toraja Utara dari partai Golkar.

"Khususnya, saya lihat hampir tidak ada cela dari J K Tondok, buktinya sudah empat periode menduduki kursi DPRD, yang mungkin tidak bisa lagi dipertanyakan hubungan dan perjuangannya untuk rakyat," tutupnya.

Maka itu, Yulius berharap besar kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar diberikan solusi, jika masih ada aturan yang mungkin bisa untuk dipertimbangkan.

Diketahui, berkas dokumen pencalonan JK Tondok tidak memenuhi syarat KPU Toraja Utara sebab, mantan narapidana kasus korupsi.

JK Tondok pernah terpidana kasus korupsi dana pemberdayaan perempuan, pengadaan barang dan jasa, biaya mobilitas, kegiatan DPRD tahun 2002-2003 saat menduduki Anggota DPRD Tana Toraja dengan vonis dua tahun.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help