Dianggap Kecolongan, Begini Pembelaan Timsel Calon Komisioner KPU Bantaeng

Agusliadi dinyatakan mundur sejak 19 Agustus 2011 dan disetujui oleh pengurus PAN.

Dianggap Kecolongan, Begini Pembelaan Timsel Calon Komisioner KPU Bantaeng
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Ketua Timsel calon Komisioner KPU zona IV, Dr Musran Munizu (tengah) 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Ketua Timsel calon Komisioner KPU zona IV, Dr Musran Munizu angkat bicara karena dianggap Kecolongan oleh Pemerhati Demokrasi Bantaeng, Muhammad Nur Fajri.

Hal itu dilontarkan Fajri sebab menganggap dua calon komisioner KPU Bantaeng yang masuk 10 besar adalah pengurus Partai Politik (Parpol) yaitu Abbas Hasan dan Agusliadi.

Menurut Muzran, keduanya bukan lagi pengurus parpol sebab sejak penelitian administrasi dilakukan, Timsel sudah mendapati surat pengunduran diri dari kepengurusan parpol.

Agusliadi dinyatakan mundur sejak 19 Agustus 2011 dan disetujui oleh pengurus PAN, begitupun dengan Abbas Hasan yang telah mundur sejak 5 September 2011.

"Sebetulnya jika betul dua itu kami yakini masih pengurus partai, maka sejak penelitian administrasi kami sudah gugurkan, karena memang salah satu syarat penelitian administrasi itu adalah surat pernyataan," katanya kepada TribunBantaeng.com, Selasa (31/7/2018).

Baca: Timsel Kecolongan, Dua Pengurus Parpol Lolos 10 Besar Calon Komisioner KPU Bantaeng

Baca: 4 Komisioner KPU Sinjai Lolos 10 Besar

Dia juga menyebutkan bahwa karena ada tanggapan masyarakat yang dimasukkan terkait kepengurusan keduanya di Parpol, maka itu pun dijadikan bahan untuk melakukan klarifikasi saat tes wawancara.

"Karena ada tanggapan masyarakat itulah sehingga kami klarifikasi ke yang bersangkutan saat tes wawancara dan dia bahas semua. Intinya sudah berhenti jadi pengurus partai, baik kabupaten hingga ke desa sejak 2011," jelasnya.

Bahkan menurutnya, Agusliadi itu sebenarnya sejak 2013 itu mau mendaftar komisioner KPU. Tapi saat itu baru dua tahun dia mundur sebagai pengurus partai sehingga belum bisa.

Makanya dia menunggu seleksi ini dan barulah mendaftar serta memenuhi syarat untuk menjadi calon komisioner KPU Bantaeng.

"Untuk Timsel sendiri, kami menjelaskan bahwa integritas adalah harga mati. Karena integritas itulah yang menjadi pegangan Timsel dalam seleksi ini," tuturnya.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved