2018, Kasus Kecelakaan di Maros Didominasi Motor dan Truk

Selama 2018, jumlah kasus kecelakaan didominasi kecelakaan motor, dan tabrak truk parkir di badan jalan.

2018, Kasus Kecelakaan di Maros Didominasi Motor dan Truk
firki/tribunbulukumba.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Jumlah kasus kecelakaan lalulintas di Maros pada tahun 2018 mengalami pengurangan dibanding 2017.

Kecelakaan terakhir yakni terjadi di jalan Poros Pakere - Bonto Paddinging, Dusun Pakere, Desa Bonto Tallasa Simbang, Maros yang melibatkan truk dan pengendara motor, Selasa (31/7/2018).

Kendaran yang terlibat tersebut yakni truk Mitsubishi DD 8682 KS yang dikemudikan Widianto (37), warga Dusun Matango, Desa Tungke, Bengo Bone dan motor Honda Beat DD 2988 DB dikendarai Muh Arifin (29) warga Bonto Kamase.

Kanit Laka Polres Maros, Ipda Muh mengatakan, selama 2018 jumlah kecelakaan di Maros sebanyak 188 kasus, 39 orang di antaranya meninggal dunia, luka berat 33 orang dan luka ringan 264 luka ringan.

Baca: DPR Pusat dan Senator Australia Bakal Berkunjung ke Maros, Berikut Agendanya

Sementara tahun 2017 lalu, sebanyak 493 kasus kecelakaan. 83 orang diantaranya meninggal, luka berat 63 orang dan luka ringan 543 orang.

Selama 2018, jumlah kasus kecelakaan didominasi kecelakaan motor, dan tabrak truk parkir di badan jalan.

Untuk sementara, jumlah kecelakaan 2018 sudah berkurang dibanding tahun lalu.

Untuk mencegah bertambahnya kasus kecelakaan, unut Laka gencarkan sosialisasi ke sekolah. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kecelakaan anak dibawah umur.

"Kami juga memasang sejumlah spanduk di jalan daerah rawan laka. Semoga pengendara, bisa membaca spanduk imbauan yang kami sebar," katanya.

Selain itu, Unit Laka juga melakukan teguran hingga penindakan kepada pelanggar yang rawan menyebabkan kecelakaan kepada orang lain.

Baca: Siap-siap, Air PDAM Tak Mengalir Selama Dua Hari di Wilayah Maros

Berdasarkan data yang dimiliki Unit Laka, jumlah kasus kecelakaan melibatkan anak dibawah umur 18 tahun, setiap tahun mengalami kenaikan.

Tahun 2016 lalu, jumlah kecelakaan anak sebanyak 118 kasus. 15 anak meninggal dan 95 mengalami luka.

Tahun 2017, jumlah kecelakaan menjadi 150 kasus, meninggal dunia 19 orang dan luka 133 anak.

Tahun 2018, Junuari-Juni, jumlah kecalakaan anak sebanyak 78 kasus, meninggal 8 orang dan luka 68 orang. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved