Sidang Kasus Korupsi APBD Sulbar, Penasehat Hukum Hamzah Hapati Hasan Hadirkan Saksi Ahli dari Unhas

Pihaknya menghadirkan saksi ahli hukum pidana dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, yakni Prof Sofyan.

Sidang Kasus Korupsi APBD Sulbar, Penasehat Hukum Hamzah Hapati Hasan Hadirkan Saksi Ahli dari Unhas
nurhadi/tribunsulbar.com
Hamzah Hapati Hasan bersama Prof Sofyan menunggu persidangan dimulai di ruangan sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mamuju, Jl AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (30/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Sidang dugaan korupsi dana APBD Pemprov Sulbar tahun anggaran 2016 senilai Rp 360 miliar yang mendudukan empat mantan pimpinan DPRD Sulbar masih terus bergulir.

Keempat terdakwa yang disidang tersebut adalah mantan Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara, Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan, Wakil Ketua DPRD Sulbar Harun, dan Wakil Ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya.

Persidangan kembali dijadwalkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mamuju, Jl AP Pettarani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (30/7/2018).

Agenda sidang hari ini, yakni mendengar keterangan saksi ahli masing masing dari penasehat hukum terdakwa dan jaksa penuntut umum (JPU).

Baca: 4 Eks Pimpinan DPRD Sulbar Disidang Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi Ahli

Baca: Aswas Kejati Sulselbar Ikut Tangani Sidang Empat Tersangka Unsur Pimpinan DPRD Sulbar

Penasehat Hukum H Hamzah Hapati Hasan, Arfan mengungkapkan, hari ini pihaknya bakal menghadirkan saksi ahli dalam persidangan.

Arfan menyebutkan, pihaknya menghadirkan saksi ahli hukum pidana dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, yakni Prof Sofyan.

"Tentu kami menghadirikan ahli untuk menguatkan keterangan tentang pasal-pasal pidana dalam perkara ini," katanya.

Dikatakan, penasehat hukum yang mereka hadirkan bukan untuk semua tersangka, melainkan khusus untuk kliennya, H Hamzah Hapati Hasan.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved