Komisi III DPR RI Soroti Kasus Jen Tang, Begini Tanggapan Kajati Sulselbar

Orang yang paling dicari cari lembaga Korps Adyaksa ternyata sempat foto bareng dengan Presiden RI Jokowi.

Komisi III DPR RI Soroti Kasus Jen Tang, Begini Tanggapan Kajati Sulselbar
HANDOVER
Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan, Sumarsono melakukan kunjungan kerja ke kantor Kejati Sulselbar, Senin (23/04/2018). Kedatangan Sumarsono disambut langsung Kajati Sulselbar, Tarmizi. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

MAKASSAR, TRIBUN- TIMUR.COM - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan dan Barat, Tarmizi menanggapi permintaan Komisi III DPR RI terkait keseriusan dalam penanganan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) korupsi sewa lahan Buloa, yang menyeret Soedirjo Aliman alias Jen Tang.

Kasus ini menjadi perhatian Komisi III lantaran ada kejanggalan .

Orang yang paling dicari cari lembaga Korps Adyaksa ternyata sempat foto bareng dengan Presiden RI Jokowi.

Dia adalah putra pengusahan ternama di Sulsel, Edy Aliman.

Edy sudah tiga kali mangkir dari penyidik Kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan, bahkan sempat memberikan alamat palsu saat pertama dimintai alamat untuk dikirimkan surat pemanggilan pemeriksaan atas kasus yang menjerat Jen Tang.

Baca: Soroti Kinerja Kejati Sulselbar, Komisi III DPR RI Minta Kasus Jen Tang Segera Dituntaskan

Di hadapan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa dan anggota DPR RI, Akbar Faisal di aula Kejati Sulselbar Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (30/07/2018), Tarmzi berjanji akan menuntaskan kasus ini hingga masuk ke meja persidangan.

"Yakinlah proses kasus ini akan berakhir di Pengadilan, selama saya masih menjabat di Kejati," kata Tarmizi.

Tarmizi juga mengatakan akan memerintakan bidang intelijen untuk membantu penyidik Kejaksaan dalam penanganan kasus ini.

Keterangan Edy sangat dibutuhkan terkait keterlibatan Jen Tang dalam kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassa.

Pasalnya pengakuan para saksi, jika nomor rekening yang digunakan untuk menerima transferan uang sebesar Rp500 juta dari kontraktor PT Perumahan Indonesia (PI) adalah nomor rekening milik Edy Aliman. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved