IKA UMI Siap Berkontribusi Siapkan Entreprenur Muda Profesional

Pembahasan ini mengemuka saat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMI coffee morning bersama pimpinan UMI

IKA UMI Siap Berkontribusi Siapkan Entreprenur Muda Profesional
HANDOVER
Coffe Morning IKA dan Rektor UMI di Lantai 9, Gedung Rektorat, Jl Urip Sumiharjo, Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof Basri Modding akan menyiapkan lulusan berjiwa wirausaha dan enterpreneur muda dan profesional.

Pembahasan ini mengemuka saat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMI coffee morning bersama pimpinan UMI dalam hal ini Rektor Prof Basri bersama para wakilnya.

Ketua IKA UMI Pusat Ir H Zulkarnain Arief yang juga Ketua Kadin Sulsel  juga hadir di ruang rapat rektor, Menara UMI lt 9.

Hadir juga dalam pertemuan Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof Mansyur Ramly, Sekretaris Yayasan Wakaf UMI Ir Lambang Basri, para wakil rektor.

Ketua LPMD Prof Ahmad Gani, Ketua LP2S Prof Syahnur Said Ketua LPM Prof Abdul Makhsud. Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Indonesia Dr Zainuddn Rahman dan Kepala Humas UMI, Nurjannah Abna.

Baca: 300 Camaba FK UMI Jalani Tes IQ dan Kesehatan

Sementara Pengurus IKA UMI yang juga pengurus KADIN Sulsel, diantaranya Herman Heizer yang juga Ketua HIPMI Sulsel, Jamaluddin Jafar (Anggota DPRD Sulsel Komisi B), A. Dala Atikam, dan Andi Rista Tanrasula.

Dijelaskan Prof Basri, Perguruan Tinggi di era distrupsi ini menghadapi tantangan yang cukup berat.

Tidak hanya melaksanakan pengajaran, penelitian dan pengabdian, tapi semua aspek tersebut diukur dengan keluaran atau lulusannya.

“Dulu image berwirausaha belum menjadi hal yang familiar di kalangan mahasiswa. Dalam pengembangan UMI ke depan bagaimana menyiapkan mahasiswa UMI menjadi enterpenur yang professional, tidak gagap dengan masa depannya kelak,"kata mantan Direktur PPs UMI ini.

Baca: Begilah Cara Hotman Paris Dapatkan Uang dari Gibran Rakabuming Anak Presiden Jokowi

Zulkarnain berharap UMI menjadi sumber ide dan gagasan strategis dalam pengembangan bangsa ke depan khususnya di kawasan Indonesia Timur.

"UMI tidak berperan dalam ranah politik, tetapi pada bidang dakwah kebangsaan, memberikan pencerahan kemana arah bangsa ini ke depan,"kata Zulkarnaen.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved