Anak Jen Tang Foto Bareng Jokowi, Komisi III DPR RI: Mirip Riza Chalid

Edy Aliman merupakan salah satu saksi yang paling dicari penyidik Kejaksaan Tinggi Sulselbar.

Anak Jen Tang Foto Bareng Jokowi, Komisi III DPR RI: Mirip Riza Chalid
Tribun/Diwan
Owner PT Jujur Jaya Sakti, Jen Tang 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi III DPR RI menyoroti foto bareng Presiden RI Jokowi dengan putra tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) korupsi sewa lahan Buloa yang menyeret Soedirjo Aliman alias Jentang, Edy Aliman.

Edy Aliman merupakan salah satu saksi yang paling dicari penyidik Kejaksaan Tinggi Sulselbar.

Pasalnya, sudah tiga kali mangkir dari pemanggilan Kejati atas kasus yang menyeret ayahnya.

"Ini mirip dengan Reza Chalid. Yang jadi soal jadi citra buruk Jokowi dan tidak positif bagi Kejaksaan," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa saat melakukan kunjungan kerja di Kejati Sulselbar.

Baca: Komisi III DPR RI Soroti Kasus Jen Tang, Begini Tanggapan Kajati Sulselbar

Kesamaan kasus Reza Chalid karena pengusaha ternama sebelumnya sempat menjadi buronan Kejagung, tapi belakangan tampak hadir dalam acara kuliah umum Jokowi di Akademi Bela Negara NasDem.

Desmond meminta Kejaksaan Tinggi Sulselbar untuk menuntaskan kasus ini. Sebab, ini akan menjadi citra buruk Kejaksaan dimata publik.

"Ada gambar ini tantangan bagi Kejaksaan. Saya ingin hal hal begini di clearkan karena ini penting bagi citra lembaga Kejaksaan," sebutnya.

Kejati sebelumnya melayangkan pemanggilan terhadap Edy.

Keterangan Edy sangat dibutuhkan terkait keterlibatan Jen Tang dalam kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Baca: Soroti Kinerja Kejati Sulselbar, Komisi III DPR RI Minta Kasus Jen Tang Segera Dituntaskan

Dalam keterangan saksi sebelumnya, Jhon Aliman, saudara dari Edy Aliman yang telah diperiksa penyidik, mengakui jika nomor rekening yang digunakan untuk menerima transferan uang sebesar Rp 500 juta dari kontraktor PT Perumahan Indonesia (PI) adalah nomor rekening milik Edy Aliman.

Tetapi sampai tiga kali panggilan, Edi tidak pernah memenuhi panggilan penyidik. Bahkan, yang bersangkutan memberikan alamat palsu kepada penyidik saat dilayangkan pemanggilan pemeriksaan. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help