TEROPONG

Teropong Abdul Gafar: Jabatan

Penulis adalah dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin - Makassar

Teropong Abdul Gafar: Jabatan
dokumen Abdul Gafar
Abdul Gafar 

Oleh karena itu, seseorang yang telah merasakan ‘nikmatnya’ jadi pejabat seakan tidak ingin lepas begitu saja.

Terus dan terus ingin dilakoninya sebagai pejabat. Kalaupun ada undang-undang yang membatasi, sedapat mungkin di- judicial review agar jabatan dapat berlanjut dengan mulus.

Menjadi pejabat ada suka dukanya. Sukanya karena diberikan fasilitas sesuai jabatan yang diemban.

Penulis pernah merasakan kehidupan sebagai pejabat, walaupun bukan pada posisi puncak. Setiap bulan diberi jatah bahan bakar 100 liter.

Kemudian mendampingi kegiatan mahasiswa ke berbagai daerah mengikuti lomba-lomba prestasi.

Beberapa kali menjadi ketua rombongan membawa tim mahasiswa mengikuti musabaqah tilawatil Quran. Begitu pun sempat mendampingi mahasiswa mengikuti lomba debat bahasa Inggris.

Sebaliknya perasaan duka muncul ketika malam hari mendapat telepon ada tawuran antarmahasiswa. Perintah yang ada yakni segera menuju kampus, apapun kondisi saat itu.

Masih tampak luka yang membekas di tangan akibat terkena lemparan batu yang tidak mengenal orang.

Menjadi pejabat saat ini memperlihatkan banyak suka dibanding dukanya. Ini adalah cerita teman tentang temannya yang pejabat.

Temannya yang menjadi pejabat itu beberapa kali mendapat kesempatan berlanglangbuana ke luar negeri atas biaya negara. Temannya itu berangkat dengan rombongan pejabat lainnya.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved