Elpiji 3 Kg Langka, Inspektorat Parepare Imbau ASN Tak Gunakan Gas Bersubsidi

Kelangkaan elpiji 3 kilogram (Kg) di Parepare membuat pemerintah setempat yang melibatkan aparat membentuk tim pengawasan

Elpiji 3 Kg Langka, Inspektorat Parepare Imbau ASN Tak Gunakan Gas Bersubsidi
edi
ilustrasi gas elpiji 3 kg 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR. COM, PAREPARE-Kelangkaan elpiji 3 kilogram (Kg) di Parepare membuat pemerintah setempat yang melibatkan aparat membentuk tim pengawasan penyaluran gas.

Kepala Inspektorat Kota Parepare, Husni Syam meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menggunakan gas subsidi 3 kg tersebut.

"Mungkin selama ini (ASN) tidak tahu. Makanya perlu pengawasan agen serta peran pertamina untuk mensosialisasikan terkait kegiatan penyaluran gas, "ujar dia.

Husni menjelaskan, ini berdasarkan seruan Gubernuru Sulawesi Selatan Nomor 541/7472/DESDM tentang larangan penggunaan gas elpiji 3 kg.

"Gas elpiji 3 kg diperuntuhkan untuk warga yang masuk kategori miskin yang telah disubsidi oleh pemerintah,"terangnya.

Ia menambahkan, ASN harus menjadi contoh dalam pelaksanaan aturan tersebut.

"ASN hanya dibolehkan menggunakan gas 5,5 kg dan 12 kg,"tandas Plt Kadis Perdagangan Parepare ini.(*

Penulis: Mulyadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help