Cara Puskesmas Kota Enrekang Cegah Obesitas Karyawan

Untuk mengetahui status gizi seseorang terutama para Petugas yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kota Enrekang.

Cara Puskesmas Kota Enrekang Cegah Obesitas Karyawan
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Kepala Puskesmas Kota Enrekang Hj Sri Siswati Zainal 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Mulai awal bulan Juli ini, Kepala Puskesmas Kota Enrekang, Hj Sri Siswati Zainal melakukan pengukuran Index Massa tubuh bagi petugasnya.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui status gizi seseorang terutama para Petugas yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kota Enrekang.

Dari hasil tes tersebut ditemukanlah yang memiliki status sangat gemuk 3 orang, kegemukan sebanyak 31 orang, cukup gemuk 6 orang, normal 35 orang, kurus 2 orang dan sangat kurus 3 orang.

Menurut Sri, kegiatan ini adalah inovasi dari pihak Puskesmas Kota, yang bertujuan dari mewujudkan hidup sehat dan sekaligus menjadi percontohan bagi masyarakat sekitar.

Sasarannya adalah untuk internal para ASN dan tenaga honorer Puskesmas Kota Enrekang.

Setelah mengetahui jenis indeks massa tubuh masing-masing akan dilakukan edukasi oleh beberapa program yang ada di Puskesmas yaitu gizi, PTM, Kesehatan Olahraga dan Jiwa.

"Yang obesitas harus melakukan managemen pola hidup sehat dan melakukan olah raga yang baik, benar,teratur dan terukur. Yang kurus harus menaikkan berat badan normal dengan cara yang sama," kata Sri kepada TribunEnrekang.com, Kamis (27/7/2018).

Ia menjelaskan, program ini hanya ada di Puskesmas Kota Enrekang, bahkan di Sulsel dan di Indonesia program ini belum ada.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan mengingat angka kematian tertinggi di Enrekang adalah jantung dan hipertensi dan salah satu pemicuhnya adalah kegemukan.

Makanya, pihaknya ingin mencegah penyakit degeneratif ini dan diawali dari dalam jajarannya kemudian diterapkan di masyarakat.

Program ini sangat perlu diterapkan mengingat banyaknya pasien Hepertensi dan Diabetes Melitus (DM) yang datang berobat ke Puskesmas Enrekang.

"InshaAllah kita akan terus bergerak untuk kesehatan masyarakat. Cuman agak berat kalau saya harus jalankan keluar dulu makanya saya harus terapkan di internal saya dulu," ujarnya. (*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved