Temuan DPRD, Gas 3 Kg Langka di Parepare karena Ditimbun

DPRD Parepare turun tangan menyikapi langkanya gas elpiji subsidi 3 kg di Kota Parepare.

Temuan DPRD, Gas 3 Kg Langka di Parepare karena Ditimbun
munjiyah dirga/tribunpangkep.com
Elpiji 3 kg 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare turun tangan menyikapi langkanya gas elpiji subsidi 3 kg di Kota Parepare.

Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Sjamsu Alam, Kamis (26/7/2018) mengungkapkan sudah memanggil pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) untuk menyikapi kelangkaan ini.

"Hasil rapat dengan sejumlah pihak terkait, kelangkaan terjadi bukan persoalan SPBE Lumpue. Karena jatah atau kuota untuk kota Parepare selalu terpenuhi dan menjadi prorioritas,"jelas dia menyampaikan pernyataan dari pihak SPBE.

Ia menjelaskan, kelangkaan gas elpiji disebabkan sejumlah faktor salah satunya meningkatnya permintaan dengan banyak hajatan warga dan aksi penimbunan.

"Banyak faktor, seperti adanya pengoplosan ke tabung 12 kilo ke 3 kilo. Kebutuhan yang meningkat seperti memasuki masa tanam, pembasmian hama pertanian dan peningkatan acara-acara warga. Distribusi yang g terlambat dan penimbunan," urai Ketua DPC Demokrat Parepare ini.

Mengatasi hal tersebut, DPRD bersama SPBE akan membentuk tim pengawasan dengan melibatkan Disperindag dan Polres Parepare."langkah terakhir jika sudah sangat mendesak maka dilakukan operasi pasar,"tandas pria yang akrab dipanggil Ato ini.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help