Polda Sulsel Perpanjang Masa Penahanan Maqbul Halim

Maqbul Halim resmi ditahan tim Polda Sulsel setelah ditetapkan sebagai tersangka hates peech sejak 5 Juli lalu.

Polda Sulsel Perpanjang Masa Penahanan Maqbul Halim
HANDOVER
Maqbul Halim

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tersangka hate speech, Maqbul Halim (42), bakal lebih lama di Ruang Tahanan (Rutan) Polda Sulsel setelah penyidik memutuskan memperpanjang masa penahanan juru bicara calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Danny Pomanto-Indira (DIAmi) itu, Kamis (26/7/18).

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, masa penahanan Maqbul Halim diperpanjang selama 40 hari.

"Yang bersangkutan ini kita perpanjang lagi masa penahanan di Rutan Mapolda selama 40 hari lagi," kata Kombes Dicky saat dikonfirmasi, Kamis (26/7/2018).

Maqbul Halim resmi ditahan tim Polda Sulsel setelah ditetapkan sebagai tersangka hates speech sejak 5 Juli lalu.

Maqbul terancam hukuman enam tahun penjara.

"Tersangka ini dikenai Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Alasan penahanan diperpanjang untuk kepentingan penyidikan," jelas Dicky.

Selain diancam hukuman penjara enam tahun, Maqbul juga diancam denda Rp 1 miliar.

Menurut penyidik, Maqbul diduga kuat melakukan ujaran kebencian bernuansa SARA, penghinaan dan atau pencemaran nama baik pada media sosial (Medsos).

Kata Kombes Dicky, tersangka Maqbul Halim ditahan setelah penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda mengeluarkan surat perintah penahanan kepada tersangka dan juga menyita satu unit handphone Samsung J5 Prime hitam milik Maqbul.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help