Home »

Sport

Porda Sulsel 2018

KONI Takalar Target Naik Peringkat di Porda Sulsel 2018

11 cabang olahraga menjadi unggulan KONI Takalar seperti tinju, muaythai, karate, atletik serta tennis meja berhasil lolos.

KONI Takalar Target Naik Peringkat di Porda Sulsel 2018
HANDOVER
Ketua KONI Kabupaten Takalar Chalik Suang yang dilantik di gedung Islamic Center Kabupaten Takalar, hari jnit, Kamis (26/07/2018). 

Laporan wartawan Tribun timur Ilham Mulyawan

MAKASSAR,TRIBUN MAKASSAR --- Pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Takalar, bertekad mendongrak prestasi olahraga di daerah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Takalar Chalik Suang yang dilantik di gedung Islamic Center Kabupaten Takalar, hari jnit, Kamis (26/07/2018).

Chalik berjanji akan mengemban amanah sebagai Ketua KONI dengan penuh tanggungjawab yang akan membawa atlet di Kabupaten Takalar berdiri sejajar dengan atlet berprestasi dari daerah lain.

"Saya akan menerapkan pola manajerial dengan memaksimalkan kinerja disemua biro dalam KONI Takalar, agar prestasi bisa terdongkrak," katanya seperti dikutip dari rilis KONI Sulsel kepada awak Tribun.

Selain itu, dia melanjutkan anggaran Rp1,5 miliar dari pemerintah daerah bisa dimaksimalkan meningkatkan prestasi olahraga.

"Insya Allah target kami dalam porda ke 16 di kabupetan Pinrang nantinya, bisa didongkrak ke rangking 12 dari rangking 23 di porda sebelumnya di Bantaeng karena hanya meraih 5 medali emas," jelasnya.

Dalam Praporda kemarin, dari 12 cabang olahraga yang menjalani prosès seleksi untuk bertanding dalam Porda di Pinrang mendatang, 11 cabang olahraga menjadi unggulan KONI Takalar seperti tinju, muaythai, karate, atletik serta tennis meja berhasil lolos.

Sementara itu, dalam prosesi pelantikan pengurus KONI Kabupaten Takalar berlangsung khidmat. Wakil Ketua KONI Sulsel, HM Ambas Syam mengambil sumpah pengurus KONI dengan penyerahan pataka dan pemasangan pin KONI.

"Saya mengapresiasi pengurus KONI yang baru dilantik ini, dan KONI Sulsel siap bersinergi dengan KONI daerah Takalar dalam membina atlet berprestasi," katanya.

Ia mengimbau, pengurus KONI agar memaksimalkan atlet-atlet lokal dengan tidak mengimport atlet dari luar daerah Takalar hanya untuk menang instan

"Tak hanya itu dengan kemenangan instan tidak ada proses pembinaan atlet lokal tidak berjalan," pungkasnya.

Di sela-sela proses pelantikan, KONI Kabupaten Takalar juga memberi santunan bonus kepada 2 atletnya yang berprestasi berupa piagam penghargaan dan uang sebesar Rp2,5 juta rupiah. Kedua atlet yang memperoleh santunan ini masing-masing M Nur Ikhsan juara III/XCE Man Junior pada kejuaraan Indonesia Championship 2018 di Kota Yogyakarta bulan Juli lalu dan Reza Al Fajri Kusnadi, juara I bulutangkis tunggal putra pada seleksi O2SN atau Olimpiade Olahraga Siswa Nasional SMP tingkat Provinsi Sulsel tahun ini.

"Selain santunan ini, KONI Takalar berjanji akan memberi bonus tambahan lainnya bagi atlet yang berprestasi sebesar 10 juta untuk medali emas, 4 juta rupiah untuk medali perak dan 2,5 juta rupiah untuk medali perunggu," pungkasnya. (*)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help