Irfan AB Harap Oknum yang Diduga Bekengi Tambang di Geopark Ditindak Tegas

Irfan berharap, para penegak hukum dan pihak terkait supaya menindak tegas oknum yang terlibat penambangan di area Geopark.

Irfan AB Harap Oknum yang Diduga Bekengi Tambang di Geopark Ditindak Tegas
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Seorang warga RT 04 RW 02 Lingkungan Panaikang, Kelurahan Leang-leang, Bantimurung, Maros, Sahaka memperlihatkan pernyataan penolakan tambang galian C jenis sertu yang dilakukan oleh perusahaan UD Lima Putra Pratama. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Legisltor DPRD Sulsel, Irfan AB menyayangkan keberadan perusahaan tambang di kawasan Geopark Maros-Pangkep, Lingkungan Panaikang, Kelurahan Leang-leang, Bantimurung, Kamis (26/7/2018).

Berdasarkan keterangan warga yang menolak aksi penambangan tersebut, perusahaan tambang UD Lima Putra Pratama, dibekengi oleh oknum Kodim Pangkep, Serda AK.

Irfan berharap, para penegak hukum dan pihak terkait supaya menindak tegas oknum yang terlibat penambangan di area Geopark.

"Harus ditindak tegas berdasarkan hukum. Hal-hal seperti itu (bekengi) harus dihilangkan. Apalagi sudah merugikan 12 warga sekitar tambang," kata Irfan.

Saat ini, DPRD Provinsi sementara membahas Ranperda Pengelolaan Kawasan Esensial Karts Maros - Pangkep. Hal tersebut dilakukan supaya tidak ada lagi oknum yang menanbang.

Legislator PAN tersebut berharap tidak ada lagi tambang baru yang beroperasi di daerah tersebut. Apalagi yang merusakak ekosistem geopark.

Sebelumnya, sebanyak 12 warga RT 04 RW 02 Lingkungan Panaikang, menolak aksi tambang galian C jenis sertu yang dilakukan oleh perusahaan UD Lima Putra Pratama.

Beberapa kali warga protes di kantor Kelurahan Leang-leang, namun belum ada penyelesaian dari Lurah, Burhan. Padahal tambang tersebut beroperasi di kawasan Geopark Maros-Pangkep.

Saat protes, Ketua RW 02, Alamsyah mengaku malah diduga diancam oleh oknum TNI AD yang bertugas di Kodim Pangkep, Serda AK.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved