OPINI

Mayjen TNI Agus SB: Terima Kasih Masyarakat Sulawesi dan Prajurit Sultan Hasanuddin

Suami artis Bella Saphira resmi meninggalkan jabatan Pangdam XIV Hasanuddin setelah sertijab dilaksanakan di Jakarta siang tadi.

Mayjen TNI Agus SB: Terima Kasih Masyarakat Sulawesi dan Prajurit Sultan Hasanuddin
INSTAGRAM/bellasaphiraofficial
Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Agus Surya Bakti dan istri Bella Saphira 

Selama hampir tiga tahun menjabat Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, berbagai upaya dilakukan sebagai gebrakan dan kegiatan untuk menjadikan TNI lebih dekat pada masyarakat sekaligus mengakselerasi pembangunan negara di berbagai sektor.

Kerja sama prajurit, dukungan masyarakat, dan sinergi dengan berbagai kalangan telah mengantar Kodam XIV/Hasanuddin sukses menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan.

Di antaranya, Program Ketahanan Pangan di wilayah melalui cetak sawah, Program Upsus dan Serapan gabah, sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal yaitu surplus padi, jagung, dan kedelai, khususnya di Sulawesi Selatan.

Dalam bidang pendidikan, kami mendirikan rumah baca dan perpustakaan keliling (motor pintar) di seluruh Kodim dan Koramil jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kami juga bergerak aktif melalui dunia maya dan di kampus untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme yang dapat memperlemah kesatuan dan persatuan bangsa.

Menjaga keutuhan NKRI adalah tanggungjawab bersama. Karena itu sinergitas TNI, Kepolisian, masyarakat, dan berbagai unsur di daerah sangat dibutuhkan.

Berkat sinergi itu berbagai keberhasilan dapat diraih.

Selama menjabat juga saya selalu menghadiri berbagai kegiatan seminar dan pelatihan, dan selalu saya tekankan bahwa kemajemukan bangsa Indonesia termasuk yang ada di Sulawesi adalah harta berharga yang seharusnya menjadikan kita semakin kuat. 

Apalagi di Sulawesi terdapat sejumlah nilai kearifan lokal yang koheren dengan semangat merawat persatuan dan kesatuan kita.

Sesanti Kodam XIV/Hasanuddin yakni; “Setia Hingga Akhir” tidak boleh hanya menjadi semboyan semata, harus dibuktikan dalam bakti nyata.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved