Kejari Makassar Siapkan 15 Jaksa untuk Sidang Bos Abu Tours

Kejaksaan mulai menyusun surat dakwaan tersangka yang nantinya dibacakan pada sidang perdana perkara tersangka digelar.

Kejari Makassar Siapkan 15 Jaksa untuk Sidang Bos Abu Tours
MUH ABDIWAN
Bos PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), Hamzah Mamba dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sari Kelas 1 Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kejaksaan Negeri Makassar segera melimpahkan berkas tersangka PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), Hamzah Mamba ke Pengadilan Negeri Makassar untuk disidangkan.

Kejaksaan mulai menyusun surat dakwaan tersangka yang nantinya dibacakan pada sidang perdana perkara tersangka digelar.

"Sementara masih disusun berkas dakwannya oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum)," kata Kepala Kejari Makassar,
Dicky Rachmat Raharjo kepada Tribun, Senin (23/07/2018).

Hamzah merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan dan pencucian uang (TPPU) dana 86 ribu jamaah senilai 1,8 triliun.

Baca: Tagihan Jamaah untuk Abu Tours Capai Rp 1,5 Triliun

Menurut Dicky pada persidangan pemilik biro perjalan haji dan umrah ini telah menyiapkan belasan JPU yang akan menangani selama proses persidangan berlangsung.

JPU yang ditunjuk merupakan Jaksa terpilih dari Kejaksaan Tinggi Sulselbar dan Kejari Makassar "Ada 15 JPU gabungan dari JPU Kejati dan Kejari Makassar," paparnya.

Sekedar diketahui, Hamzah saat ini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Sari Makassar.

Ia tahan sementara di blok B umum untuk tahap pengenalan lingkungan Rutan.

Hamzah mulai ditahan di Rutan pada Jumat (20/07/2018) beberapa hari lalu.

Penahanan Hamzah pasca berkas tersangka dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan dan dianggap sudah layak untuk disidangkan.

Baca: VIDEO: Begini Ekspresi Bos Abu Tours Setiba di Kantor Kejari Makassar

Sebelumnya, tersangka ditahan di Mapolda Sulsel.

Dalam perkara TPPU dana haji, Hamzah tidak sendiri. Ia ditetapkan tersangka bersama dengan tiga tersangka lainya, termasuk istrinya Nur Syariah alias Riah.

Serta Komisaris Perusahaan Abu Tours, Chaeruddin alias Heru dan mantan bendahara, Muhammad Kasim.

Namun untuk tiga tersangka lainya masih bergulir di meja penyidik Kepolisian dan Kejaksaan. (San)


Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved