Tenaga Medis Tuntut Honor, Nurdin Abdullah Minta Manajemen RSUD Prof Anwar Makkatutu Transparan

Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah pun menyikapi hal itu dengan rapat bersama Direktur RSUD, Sultan dan segenap tenaga medis rumah sakit.

Tenaga Medis Tuntut Honor, Nurdin Abdullah Minta Manajemen RSUD Prof Anwar Makkatutu Transparan
HANDOVER
Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah saat rapat bersama Direktur RSUD Prof Anwar Makkatutu, Sultan dan segenap tenaga medis rumah sakit. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kisruh tenaga medis RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng sempat mencuat saat ratusan tenaga medis mendatangi kantor DPRD Bantaeng beberapa waktu lalu.

Hal itu atas permasalahan dana insentif para tenaga medis yang tidak dibayarkan sejak delapan bulan terakhir.

Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah pun menyikapi hal itu dengan rapat bersama Direktur RSUD, Sultan dan segenap tenaga medis rumah sakit.

Pada kesempatan itu, Nurdin meyakinkan bahwa sebenarnya tidak ada masalah sama sekali yang terjadi. Tetapi hanyalah kesalahpahaman.

Baca: 17 Dokter Spesialis Ancam Angkat Kaki dari RSUD Prof Anwar Makkatutu

Baca: RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng Bakal Terapkan Sistem Remunerasi

"Sebenarnya ada yang tidak hubungan antara RSUD dengan pemda yang bermula dari usulan RSUD yang ingin menjadi Badan Layanan Umum (BLU)," ujarnya via rilis Minggu (22/7/2018).

Pemkab pun menganggap BLU adalah kemandirian. Sehingga andai saja RSUD memberi laporan keuangan secara beekepanjutan kepada Pemkab maka dapat pasti tidak akan ada masalah.

Sehingga, Nurdin mengimbau  seluruh pihak untuk mengedepankan transparansi pengelolaan keuangan, untuk mengetahui apakah status BLU RSUD sudah mandiri 100 persen ataukah masih harus dibantu pada sektor-sektor tertentu.

"Saya selalu mengatakan, bayarlah orang sebelum keringatnya kering. Para dokter tidak usah khawatir, cukup melayani masyarakat dengan baik, urusan hak itu biar kami yang menyelesaikan," tutur Gubernur Sulsel terpilih itu.

Wakil Ketua DPRD Bantaeng, Andi Nurhayati yang juga hadir pada kesempatan itu mengharapkan agar pihak RSUD melakukan perbaikan administrasi.

"Kami harap manajemen RSUD terus berbenah memperbaiki hal-hal yang bersifat administrasi. Serta tidak membeda-bedakan pelayanan kepada seluruh pasien," ujarnya. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved