Lika-liku Panjang Divestasi Saham Freeport McMoRan Inc

Freeport sebagai pemegang KK tidak bisa lagi mengekspor konsentrat tembaga

Lika-liku Panjang Divestasi Saham Freeport McMoRan Inc
HANDOVER
Magister Ilmu Hukum UGM, Firmansyah.

Inilah sebabnya pemerintah kemudian menawarkan IUPK kepada Freeport, jika pemerintah tetap memberikan izin ekspor sementara Freeport tetap berpegang pada KK maka yang terjadi adalah pelanggaran terhadap UU Minerba, dalam hal ini baik pemerintah maupun Freeport semuanya sama-sama terikat oleh UU Minerba.

Perbedaan lainnya adalah mengenai kewajiban divestasi, perusahaan tambang asing pemegang IUPK diwajibkan melakukan divestasi saham hingga 51 persen kepada pihak Indonesia secara bertahap setelah 10 tahun memasuki masa produksi.

Jika menjadi pemegang IUPK Freeport tentu harus segera melepas 51% sahamnya karena sudah puluhan tahun berproduksi.

Ketentuan ini diatur dalam Pasal 97 PP No 1 tahun 2017.

Sedangkan berdasarkan kesepakatan Amandemen KK antara pemerintah dengan Freeport yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) Freeport hanya diwajibkan melakukan divestasi saham sebesar 30 persen
sampai 2019 kepada pihak Indonesia.

Freeport McMoRan Inc, perusahaan induk PT Freeport Indonesia merasa keberatan jika harus melepas sahamnya sampai 51 persen di PT Freeport Indonesia karena jika itu terjadi maka freeport bukan lagi pemegang saham mayoritas.

Soal perpanjangan kontrak, IUPK sebenarnya memungkinkan Freeport segera memperoleh perpanjangan hingga 2041.

Pasal 72 dalam PP No 1 Tahun 2017 memungkinkan IUPK diperpanjang 5 tahun sebelum berakhirnya jangka waktu IUPK.

Sedangkan dalam KK masa kontrak Freeport habis pada tahun 2021, kalau Freeport mau berahli ke IUPK maka bisa diperpanjang sejak 5 tahun sebelum 2021.

Tapi kalau tetap memegang KK, maka pemerintah terikat pada pasal 112B ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2014 yang menetapkan bahwa Menteri ESDM baru dapat memberikan perpanjangan di 2 tahun sebelum kontrak berakhir.

Halaman
1234
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved