Terjaring OTT, Bupati Pangkep Pastikan Pecat Kabid GTK Dinas Pendidikan

Dia menambahkan, apa yang dilakukan Husnawaty adalah perbuatan tidak baik

Terjaring OTT, Bupati Pangkep Pastikan Pecat Kabid GTK Dinas Pendidikan
munjiyah/tribunpangkep.com
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Setelah ditetapkan tersangka, nasib Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Pangkep, Husnawaty tinggal menunggu dipecat.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid memastikan hal tersebut karena Husnawaty sebagai pejabat ternyata tidak menunjukkan pejabat yang patut dicontoh.

"Kan sudah ditetapkan tersangka, apalagi dia sudah akui dia memang menerima dan langsung di Operasi Tangkap Tangan (OTT) jadi mau apalagi kita akan ganti dan pecat karena dia sama sekali bukan contoh pejabat yang bisa diteladani," ujarnya di Pangkajene, Jumat (20/7/2018).

Dia menambahkan, apa yang dilakukan Husnawaty adalah perbuatan tidak baik sehingga sebagai pimpinan akan mengambil langkah tegas.

Dia mengaku sangat berterima kasih kepada Polres Pangkep karena telah membongkar kasus tersebut dan meminta untuk terus mencari bukti lain dari para guru-guru penerima tunjangan Daerah Terpencil (Dacil) kepulauan atau yang bersangkutan dengan tersangka.

Saat ini Polres Pangkep terus memeriksa saksi-saksi yang terkait untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya diberitakan, ruangan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Pangkep, Husnawaty digeledah penyidik Unit Tipikor Polres Pangkep di Kantor Dinas Pendidikan Pangkep, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (18/7/2018).

Penggeledahan ini buntut Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kabid GTK Husnawaty sehari sebelumnya, Selasa (17/8/2018).

Husnawaty diciduk saat menerima uang yang diduga Pungutan Liar (Pungli) dari guru SD penerima tunjangan daerah terpencil (Dacil) wilayah kepulauan.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di ruangannya, polisi mengamankan uang Rp 900 ribu dan di rumahnya Rp 7 juta.

Tunjangan guru Dacil yang diterima antara Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta per guru.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved