Dulu Pakai Kayu Bakar, Kini Dua Pulau Terjauh di Pangkep Bisa Nikmati Elpiji

Tahap pertama dikirim 2.900 tabung dan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Dulu Pakai Kayu Bakar, Kini Dua Pulau Terjauh di Pangkep Bisa Nikmati Elpiji
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid saat melaunching pengiriman perdana gas elpiji 3 kg di Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang Pangkep, Jumat (20/7/2018) 

TRIBUNPANGKEP.COM, LABAKKANG-- Dahulu, dua kepulauan yakni kecamatan Liukang Tangayya dan Liukang Kalmas masih menggunakan kayu bakar dan minyak tanah.

Kini, kedua wilayah kepulauan tersebut sudah bisa menikmati gas elpiji 3 kg.

"Sekarang ini warga pulau patut bersyukur sudah bisa menikmati gas elpiji ini lagi dengan harga yang jauh lebih terjangkau," kata Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid saat melaunching pengiriman perdana gas elpiji 3 kg di Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang Pangkep, Jumat (20/7/2018).

Sementara itu, Anggota DPRD Pangkep, Budiamin wilayah kepulauan, mengaku keresahan warga sudah terjawab selama ini.

"Dulu mereka masih gunakan minyak tanah dan kayu bakar sebagai alat masak. Kini alhamdulillah sudah ada elpiji yang bisa memudahkan mereka memasak," ujarnya.

Tahap pertama dikirim 2.900 tabung dan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Harga khusus dari Pertamina yakni Rp 25 ribu per tabung.

Gas elpiji tersebut akan di drop menggunakan kapal pengangkut di 9 desa di Kecamatan Liukang Tangayya dan 7 pulau di Kecamatan Liukang Kalmas.

Rencananya pengangkutan khusus gas elpiji dilakukan 3 kali sebulan atau sesuai kebutuhan masyarakat.

Hal ini juga disesuaikan dengan kondisi perairan karena waktu tempuh dari dermaga Maccini Baji Labakkang ke dua kecamatan tersebut sekitar 24-48 jam.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help