Puluhan Dosen Peneliti UNM Ikuti Sosialisasi Kekayaan Intelektual, Ini Pesan Prof Husain Syam

Prof Husain juga mendorong para dosen yang memiliki produk penelitian agar segera mengurus hak cipta dan hak paten atas produk penelitiannya.

Puluhan Dosen Peneliti UNM Ikuti Sosialisasi Kekayaan Intelektual, Ini Pesan Prof Husain Syam
HANDOVER
Rektor UNM Prof Husain Syam. Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar sosialisasi kekayaan intelektual di gedung Phinisi, Rabu (18/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar sosialisasi kekayaan intelektual di gedung Phinisi, Rabu (18/7/2018).

Sosialisasi yang mengangkat tema Melindungi Produk Penelitian Melalui Hak Kekayaan Intelektual" tersebut diikuti puluhan dosen penliti UNM. Hadir pula narasumber dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang juga merupakan Koordinator Kopertis Wilayah VII Prof Suprapto.

Tak terkecuali Ketua Lemlit UNM Prof Usman Mulbar dan tentunya Rektor UNM Prof Husain Syam. Rektor UNM mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa senangnya atas terselenggaranya sosialisasi kekayaan tersebut.

Prof Husain juga akan terus mendorong para dosen yang memiliki produk penelitian agar segera mengurus hak cipta dan hak paten atas produk penelitiannya.

"Salah satu indikator dari kualitas sumberdaya adalah adanya produk penelitian, saya harapkan kita bergerak terus dalam menciptakan produk penelitian, tapi tidak sampai disitu kita juga harus mengurus hak cipta dan hak paten atas produk penelitian kita,"kata Prof Husain.

Sementara Ketua Lemlit UNM Prof Usman Mulbar dalam sambutannya mengatakan, tahun ini UNM mendapatkan penelitian strategis Nasional dari Kemenristekdikti sebanyak 124 penelitian dari 124 penelitian dan 35 judul penelitian yang berpotensi untuk mendapatkan hak paten.

"Tahun ini, UNM mendapatkan penelitian strategis Nasional Indonesia dari Kemenristekdikti sebanyak 124 penelitian, kami tergetkan sebanyak 35 judul penelitian yang berpotensi untuk mendapatkan hak paten dan 10 yang bisa diusulkan ke Dikti untuk mendapatkan nomor daftar,"kata Prof Usman.

Prof Usman berharap selepas sosialisasi, para peneliti yang memiliki produk penelitian bisa mendaftarkan hak cipta dan hak patennya.

"Mudah-mudahan dengan selesainya sosialisasi ini teman-teman yang punya produk penelitian bisa mendaftarkan hak cipta dan hak paten,"tambahnya.

Sekedar diketahui, UNM mendapatkan penghargaan dari Kemenristekdikti, sesuai catatan SINTA beberapa waktu yg lalu UNM dianugerahkan award untuk SATKER berada diurutan kedua, sementara untuk award SINTA secara perorangan UNM mendapat posisi pertama yang didapatkan oleh Ansari salah satu dosen dari FMIPA, dan dari jumlah publikasi reputasi internasional di scopus UNM peringkat ke-15.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved