Perahu Layar Gunakan Bright Gas, Pertamina Beri Apresiasi

Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis.

Perahu Layar Gunakan Bright Gas, Pertamina Beri Apresiasi
SANOVRA JR
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo mengapresiasi beberapa pelaku usaha diantaranya pemilik Kedai Kue Bontosua, Pemilik RM Perahu Layar dan Pemilik Sablek Petir karena telah menggunakan Bright Gas, Makassar, Selasa (18/7). Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rumah Makan Perahu Layar yang berada di Jl Aroepala Makassar, menawarkan seafood dan ikan bakar yang nikmat.

Siapa sangka, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini sudah buka 7 bulan lalu.

Istimewannya, manajemen telah menggunakan Bright Gas.

Manager Perahu Layar, Sutisna yang ditemui, Rabu (18/7/2018) menuturkan, selama buka, ia sudah menggunakan Bright Gas.

"Untuk masak di luar bakar ikan tentu menggunakan gas. Tiap hari rerata menggunakan 2-3 tabung dengan berat 12 kilogram," katanya.

Proses mendapatkannya pun mudah, hanya menelpon tidak sampai sejam datang. "Kenapa saya pilih Bright Gas, selain hemat, tekanan yang dihasilkan konstan. Sangat sesuai dengan alat memasak yang kami punya," ujar lelaki asli Surabaya itu.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo mengapresiasi manajemen Perahu Layar dengan memberikan plakat.

Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis.

"Tentunya para pelaku usaha ini dapat menjadi contoh atau role model bagi pelaku usaha lainnya, agar menggunakan LPG non subsidi ataupun beralih dari LPG 3 Kg ke Bright Gas," kata Roby sapaanya.

Selama program berjalan 3 bulan ke depan, kami menargetkan sebanyak 30 pelaku usaha yang terpilih.

Sehingga harapan kami, melalui apresiasi berbentuk promosi bisnis akan dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

"Kami berharap, program ini dapat meningkatkan konsumen yang mampu dan tidak berhak menggunakan LPG 3 kg untuk beralih ke LPG non subsidi," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved