Pakai Bright Gas, Pertamina Beri Apresiasi ke Kedai Kue Bontosua

Kedai Kue Bontosua Jl Lasinrang Makassar ternyata sudah menggunakan Bright Gas sejak kali pertama buka awal 2017 lalu.

Pakai Bright Gas, Pertamina Beri Apresiasi ke Kedai Kue Bontosua
SANOVRA JR
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo mengapresiasi beberapa pelaku usaha diantaranya pemilik Kedai Kue Bontosua, Pemilik RM Perahu Layar dan Pemilik Sablek Petir karena telah menggunakan Bright Gas, Makassar, Selasa (18/7). Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kedai Kue Bontosua Jl Lasinrang Makassar ternyata sudah menggunakan Bright Gas sejak kali pertama buka awal 2017 lalu.

Sang Owner, Andini saat ditemui di kedainya, Rabu (18/7/2018) menuturkan, sejak 2017 kedai miliknya menjual penganan khas Makassar, Jalangkote, kroket, gogos, otak-otak, lumpia, roko-roko unti, hingga cangkuning

"Kenapa saya pilih Bright gas soalnya lebih hemat. Bayangkan saja, saya konsumsi 10 tabung per bulan. Pakai tabung gas LPG 12 kg dengab berat setara cuma tahan 1 hari, dibanding bright gas tahan sampai 2-3 hari padahal intensitas masak yang sama," kata Andini.

Perhari, rerata ia bisa menjual 400-500 picis per hari. "Ramadan kemarin malah sampai dua kali lipat," katanya.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo mengapresiasi Owner Kedai Kue Bontosua dengan memberikan plakat.

Dalam program ini Pertamina memberikan dukungan promosi unit usaha serta pelatihan mengenai pemasaran bisnis.

"Tentunya para pelaku usaha ini dapat menjadi contoh atau role model bagi pelaku usaha lainnya, agar menggunakan LPG non subsidi ataupun beralih dari LPG 3 Kg ke Bright Gas," kata Roby sapaanya.

Selama program berjalan 3 bulan ke depan, kami menargetkan sebanyak 30 pelaku usaha yang terpilih. Sehingga harapan kami, melalui apresiasi berbentuk promosi bisnis akan dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

"Kami berharap, program ini dapat meningkatkan konsumen yang mampu dan tidak berhak menggunakan LPG 3 kg untuk beralih ke LPG non subsidi," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved