Utang Abu Tours di Maskapai Saudi Airlines Disebut Capai Rp 60 Miliar

Maskapai Saudi Airlines melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Makassar.

Utang Abu Tours di Maskapai Saudi Airlines Disebut Capai Rp 60 Miliar
citizen reporter
Sebanyak 260 jamaah umrah Abutours foto bersama sebelum berangkat ke Tanah Suci, Rabu (25/10/2017). Seluruh jamaah ini merupakan gabung dari beberapa daerah seperti Kendari, Jakarta, Palembang, Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Samarinda. Jamaah ini kemudian terbagi atas tiga kelompok penerbagan dengan menggunakan maskapai Saudi Airlines. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Maskapai Saudi Airlines melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Makassar. Gugatan itu atas aset Abutours yang disita Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Maskapai mengklaim sebagian aset Abutours yang disita adalah miliknya atas tunggakan pembelian tiket yang belum terbayar.

Kuasa Hukum pemohon Maskapai Airlines, Apriady Putra mengatakan, gugatan diajukan ini, hanya menuntut hak kliennya atas aset yang dimiliki Abutours.

"Intinya kami punya hak secara keperdataan. Barang yang ada saat ini yang menjadi objek sitaan ada hak klien kami, tapi bukan semuanya juga," kata Apriady Putra kepada Wartawan.

Abutours dikabarkan memiliki tunggakan kepada Airlines senilai hampir Rp 60 miliar. Utang itu atas pembelian tiket pesawat pemberangkatan jamaah haji dan umrah mulai 2016-2017.

Hanya saja pihak Saudi Airlines selaku pemohon belum mau membenarkan total besaran utang Abutours yang diminta dalam aset itu.

Senada disampaikan Kuasa Hukum lainya, Suyudi. Ia meminta para jamaah untuk tidak salah paham, sebab tuntutan mereka hanya mengklaim khusus untuk jamaah yang sudah berangkat atau selesai umrah.

"Kami juga prihatin, tapi perlu diapahami ini proses bagi jamaah yanh sudah beragkat dan selesai umrah," tuturnya.

Hari Senin (16/07/2018), pihak Maskapai selaku pemohon menghadirkan seorang saksi yakni Herry Setiawan, Vice President Sales & Marketing PT Ayu Berga Indonesia for Saudi Arabian Airlines (SAA).

Sekedar diketahui terdapat 86 ribu jamaah lebih yang tersebar diberbagai daerah Indonesia yang menggunakan jasa Abutours batal berangkat haji dan umrah.

Mereka gagal berangkat lantaran ditipu oleh Bos PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), Hamzah Mamba yang kasusnya saat ini ditangani Polda Sulsel.

Atas kasus penipuan itu, Hamzah Mamba kini mendekam di Mapolda Sulsel bersama dengan istrinya, Nur Syariah alias Riah.

Selain pasangan suami istri itu, Polda juga menyeret Komisaris Perusahaan Abu Tours, Chaeruddin alias Heru serta Mantan Bendahara, Muhammad Kasim.

Selain menetapkan tersangka, Polda Sulsel juga telah menyita sejumlah aset milik tersangka. Di antaranya 33 lahan tanah dan bangunan, 36 kendaraan dan uang tunai Rp 226 juta.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help