Ini Kunci Sukses Epson Dominasi Pasar Proyektor di Indonesia dan Dunia

Pada tahun 2017, pangsa pasar Epson 32 persen untuk proyektor dengan tingkat kecerahan 500 lumens dan ke atas.

Ini Kunci Sukses Epson Dominasi Pasar Proyektor di Indonesia dan Dunia
TRIBUN TIMUR/RASNI
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - Temuan terbaru dari Futuresource menunjukkan bahwa Epson terus mendominasi pasar Indonesia sebagai merek nomor satu.

Pada tahun 2017, pangsa pasar Epson 32 persen untuk proyektor dengan tingkat kecerahan 500 lumens dan ke atas, naik dari 25 persen pada tahun 2016.

"Kunci sukses untuk mempertahankan penguasaan pasar Epson adalah inovasi yang dilakukan secara berkelanjutan," ungkap, Direktur PT Epson Indonesia, Shimizu Tomoyo melalui rilisnya, Senin (16/7/2018).

Peluncuran baru di Asia Tenggara meliputi peluncuran proyektor ritel, pendidikan, dan perusahaan yang baru yaitu seri EB-S / X / W / U, seri EB-900 dan EB-2000, serta peluncuran 15.000 pertamanya lumens proyektor laser kecerahan tinggi, EB-L1755U.

Baca: Futuresource Consulting Nobatkan Epson Jadi Proyektor Nomor Satu di Dunia

Inti dari proyektor Epson adalah teknologi 3LCD yang dimiliknya.

Teknologi itu memungkinkan proyektor Epson untuk menghadirkan gambar yang paling hidup dan nyata dengan tingkat kecerahan warna hingga 3 kali lebih tinggi dibandingkan dengan proyektor DLP 1-chip di pasaran.

Berbeda dengan proyektor 3-chip 3LCD yang dimiliki Epson, proyektor DLP 1-chip menggunakan roda warna berputar yang berputar dengan kecepatan cepat, hanya menampilkan warna secara berurutan, yang dapat menghasilkan warna putus atau “efek pelangi”.

“Kami memiliki visi untuk menjadi yang terdepan dalam inovasi dan penelitian, dan untuk mempertahankan posisi kami sebagai penguasa pasar," kata Shimizu Tomoya.

"Tahun lalu, kami terus memperdalam kekuatan kami di sektor korporasi dan pendidikan dengan proyektor inovatif kami yang dapat menyaingi display panel datar, serta dengan proyektor dengan tingkat kecerahan tinggi kami," lanjutnya.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved