Usai Pesta Ballo, Warga Toddopulia Maros Ini Dilarikan ke Puskemas

Juma tidak mampu melakukan pembelaan diri, lantaran sudah tidak berdaya. Dia tidak mampu bergerak lagi akibat pengaruh ballo.

Usai Pesta Ballo, Warga Toddopulia Maros Ini Dilarikan ke Puskemas
HANDOVER
Seorang warga Dusun Bonto Panno, Desa Toddopulia, Tanralili, Maros, Juma (40) mendapatkan perawatan di Puskemas akibat bonyok setelah berpesta minuman keras jenis ballo bersama rekannya. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga Dusun Bonto Panno, Desa Toddopulia, Tanralili, Maros, Juma (40) bonyok setelah berpesta minuman keras jenis ballo bersama rekannya, Ridwan (40), Kamis (12/7/2018).

Kapolsek Tanralili, Iptu Rusli keduanya berpesta ballo di kolong rumah kosong. Saat mabuk, tiba-tiba, Ridwan memukuli Juma dengan menggunakan gelas kaca yang digunakannya meneguk.

Meski dipukul, Juma tidak mampu melakukan pembelaan diri, lantaran sudah tidak berdaya. Dia tidak mampu bergerak lagi akibat pengaruh ballo.

"Keduanya pesta ballo. Saat sedang mabuk, Ridwan memukuli Juma hingga bonyok di bagian wajahnya. Juma tidak bisa melawan, karena sudah tidak berdaya akibat pengaruh ballo," katanya.

Rusli menjelaskan, penganiyaan sesama pemabuk tersebut berawal korban dan pelaku bersama rekannya, pesta ballo. Setelah pesta, pelaku mengajak korban ke kafe.

Namun korban menolak. Hal tersebut membuat pelaku merasa kesal dan langsung memukul korban dengan menggunakan gelas kaca.

"Saat korban menolak ajakan, pelaku mengambil gelas kaca dan menghantam kepada korban satu kali. Kaca tersebut mengenai alis sebelah kiri korban," katanya.

Akibatnya, korban mengalami luka terbuka. Warga yang menyaksikan penganiyaan tersebut menghubungi Polisi. Tidak lama kemudian, polisi tiba di lokasi dan melarikan korban ke Puskesmas.

"Bagian kepala korban bercucuran darah karena luka robek dan terbuka. Luka tersebut mendapat empat jahitan. Saat ini, dia masih dirawat," katanya.

Personel yang dipimpin oleh Aipda Agus Latif bersama Bripka Nasir Kaddang mengatangi lokasi dan olah TKP.

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved