Jangan Lewatkan Pertunjukan Seni Teater Kontemporer di Nipah Mall

British Council menginisiasi kemitraan di bidang pertunjukan seni ini dengan membawa dan memperkenalkan beberapa mitra lokal kepada Imitating the Dog

Jangan Lewatkan Pertunjukan Seni Teater Kontemporer di Nipah Mall
HANDOVER
Jangan Lewatkan Pertunjukan Seni Teater Kontemporer di Nipah Mall

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Organisasi internasional asal Inggris untuk hubungan budaya dan kesempatan pendidikan British Council menggandeng 5ToMidnight sebagai mitra dalam menggelar pertunjukan seni teater kontemporer.

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan British Council UK/Indonesia (UK/ID) Season 2016-2018 yang akan dimulai di Makassar tepatnya di Nipah Mall pada Jumat 13 Juli 2018 mulai pukul 14.00 Wita.

British Council menginisiasi kemitraan di bidang pertunjukan seni ini dengan membawa dan memperkenalkan beberapa mitra lokal kepada Imitating the Dog melalui acara Edinburgh Showcase 2017.

Abdi Karya dari 5ToMidnight International dan Rumata Artspace Makassar adalah salah satu dari tiga delegasi yang dikirim ke Inggris untuk mewakili Indonesia dalam acara ini.

Imitating the Dog adalah salah satu teater kontemporer ternama di Inggris yang menjalin pencitraan menarik dengan ide-ide substansial dan menerapkan standar baru untuk mengintegrasikan pertunjukan langsung dan teknologi digital.

Pemutaran perdana di Indonesia dari produksi terbaru mereka Nocturnes, sebuah persilangan multi-media tentang film thriller mengenai mata-mata di tahun 1950-an yang berlangsung selama puncak perang dingin, diselenggarakan oleh 5ToMidnight dan British Council.

Dalam pertunjukan tersebut dikisahkan dua agen rahasia bersembunyi di sebuah apartemen di Berlin yang berada dalam Zona Rusia untuk menunggu instruksi. Seiring berjalannya waktu hubungan mereka satu sama lain dan dengan perintah yang mereka terima dari atasan mereka berantakan.

Direktur Seni dan Industri Kreatif British Council, Adam Pushkin mengatakan bahwa UK/ID sepenuhnya tentang membuka batasan antara masyarakat dunia, antara identitas yang terkadang menjauhkan satu dengan yang lain, dan antara bentuk-bentuk seni.

“Sungguh luar biasa mitra lokal kami, 5to Midnight dan Makassar Creative Summit yang memilih Imitating the Dog dimana pertunjukkan ini keluar dari batasan tradisional teater dan film," kata Adam Pushkin melalui rilisnya, Kamis (12/7/2018).

"Kami senang dan berharap sekali Nocturnes akan menjadi pertunjukan seni Inggris terbesar di Sulawesi. Namun yang lebih penting lagi adalah, semua ini menjadi titik awal untuk membangun hubungan antara seniman pertunjukkan di Makassar dan di Inggris," lanjutnya.

Sementara itu Direktur Makassar Theater Forum, Abdi Karya menambahkan program ini dilaksanakan karena pertanyaan-pertanyaan tentang ruang dan batasan-batasan dalam disiplin seni semakin hari semakin menarik.

Seniman dan publik semakin hari telah menunjukkan upaya komunikasi, interaksi yang semakin intim, makin dalam dan bukan hanya sekadar dialog satu arah.

Gagasan dalam karya Imitating The Dog ini selaras dengan semangat yang dimiliki oleh 5ToMidnight, Makassar Creative Summit, Rumata’ Art Space , Prolog Art Building serta tim yang bekerja dalam program ini.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help