BMI Perkuat Kemakmuran Masjid dan Umat di Malino

Penyaluran bantuan tersebut merupakan upaya BMI memperkuat ekosistem muslim yang berkelanjutan

BMI Perkuat Kemakmuran Masjid dan Umat di Malino
HANDOVER
Regional Head Sulampua KTI Bank Muamalat Indonesia Ahmad S Ilham 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI) bakal menyalurkan bantuan pembangunan masjid disertai dengan penyerahan zakat bagi masyarakat pra sejahtera di Malino, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan upaya BMI memperkuat ekosistem muslim yang berkelanjutan dengan mengoptimalkan masjid sebagai titik pertemuan berbagai aspek sosial.

Adapun penyerahan bantuan akan dilakukan di Masjid Nuruttarbiyah Malino. Bantuan yang diberikan berupa dana pembangunan masjid disertai penyaluran zakat bagi masyarakat pra sejahtera atau mustahik yang berdomisili di sekitar masjid.

Regional Head Sulampua KTI Bank Muamalat Indonesia Ahmad S Ilham menjelaskan, pemilihan masjid sebagai sarana penyaluran CSR karena merupakan titik pembangunan peradaban Islam yang mampu menjadi katalis pada seluruh aspek sosial.

Baca: Bank Muamalat Luncurkan 1hram Card ITE 2018, Ini Benefitnya

"Ini bentuk komitmen kami untuk terus bergerak dalam program berbagi keberkahan, memperkuat posisi masjid sebagai tempat utama aktivitas sosial, ekonomi, dan pusat ibadah ummat. Serta tentunya pula meringankan beban dan meningkatkan derajat mustahik agar tetap konsisten dalam keislamannya," ujar Ilham via rilisnya, Kamis (12/7/2018).

Sesuai dengan jadwal, penyerahan CSR oleh BMI itu bakal berlangsung pada Sabtu (14/7/2018) mendatang di Masjid Nuruttarbiyah Malino, di mana lokasi masjid tersebut tepat berada pada ruas utama menuju destinasi wisata utama Sulsel.

Sebagai informasi, Malino merupakan kota wisata dengan karakter geografis berada di kawasan pegunungan dan selama ini menjadi titik destinasi wisata utama di Sulsel.

Kemudian dari sisi demografi, Malino juga memiliki keberagaman dari sisi keagamaan, di mana di kota tersebut terdapat pusat misionaris Katolik bernama Ratna Miriam serta Sekolah Alkitab Malino (SAM) milik Gereja Pantekosta di Indonesia.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved