Home »

Luwu

Segini Jumlah Barang Bukti Kasus OTT di SMPN 1 Bupon Luwu

Sehingga total keseluruhan uang yang merupakan barang bukti kini sudah mencapai Rp 91,5 juta.

Segini Jumlah Barang Bukti Kasus OTT di SMPN 1 Bupon Luwu
desy arsyad/tribunluwu.com
Barang bukti uang hasil OTT di SMPN 1 Bupon diamankan tim saber pungli Kabupaten Luwu. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim saber pungli Kabupaten Luwu pada kegiatan pendaftaran ulang siswa baru di SMPN 1 Bua Ponrang (Bupon), kini dalam penyelidikan.

Kepala Satuan Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, saat ditemui oleh TribunLuwu.com di ruang kerjanya di Mapolres Luwu, Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Sulawesi Selatan membeberkan total jumlah uang barang bukti OTT.

"Di lokasi OTT kemarin kita amankan Rp 21,1 juta. Pada saat pemeriksaan, pelaku yakni bendahara kembali menyerahkan Rp 70,4 juta," ujar AKP Faisal, Rabu (11/7/2018).

Sehingga total keseluruhan uang yang merupakan barang bukti kini sudah mencapai Rp 91,5 juta.

Baca: Ambil Pungutan Rp 300 Ribu per Siswa, Ketua PGRI Luwu Kena OTT Polres Luwu

Baca: Kasus OTT Penyewaan Gedung CCC, Jaksa Minta Hakim Tipikor Makassar Tolak Eksepsi Nur Azikin

Barang bukti uang tersebut, merupakan setoran 305 calon siswa yang sudah melakukan pendaftaran ulang. Dari jumlah keseluruhan calon siswa yang dinyatakan lulus di SMPN 1 Bupon sebanyak 342 calon siswa.

"Untuk proses selanjutnya kita akan rampungkan proses penyelidikan, kemudian melakukan gelar perkara untuk menetapkan siapa tersangka. Kemudian proses sidik selanjutnya," tuturnya.

OTT tersebut berlangsung pada Selasa (10/7/2018) pukul 11.35 Wita, di SMPN 1 Bupon, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Modus operandi yang dilakukan oleh kepala sekolah dan panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP tersebut mengambil pungutan tanpa persetujuan orangtua siswa sebanyak Rp 300 ribu per siswa saat pendaftaran ulang.

Dimana pungutan 300 ribu tersebut terdiri dari beberapa item, yakni baju olahraga Rp 95 ribu, baju batik Rp 65 ribu, dasi topi dan lambang Rp 70 ribu dan koperasi siswa ditambah kartu siswa Rp 70 ribu.(*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help