Polda Sulsel Selidiki 15 Kepala Cabang Abu Tours di Indonesia

Tim penyidik belum menemukan bukti kuat untuk menersangkakan 15 kepala cabang.

Polda Sulsel Selidiki 15 Kepala Cabang Abu Tours di Indonesia
darul/tribuntimur.com
Polda Sulsel belum bisa memastikan 15 kepala cabang PT Abu Tours di 15 provinsi Indonesia menjadi tersangka. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel belum bisa memastikan 15 kepala cabang PT Abu Tours di 15 provinsi Indonesia menjadi tersangka.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, tim penyidik belum menemukan bukti kuat untuk menersangkakan 15 kepala cabang.

"Sampai hari ini kita melihat belum ada bukti kuat kalau uang jamaah disimpan oleh para kepala cabang," kata Dicky di Mapolda Sulsel, Rabu (11/7/2018).

Soal aliran dana jamaah Abu Tours dari tiap cabang di 15 provinsi di Indonesia, melalui bonus dan keuntungan kepala cabang, tim Polda belum dapatkan itu.

Baca: Polda Sulsel Rilis Dua Tersangka Baru Kasus Penipuan Abu Tours

Selain itu, salah satu alasan 15 kepala cabang belum ditersangkakan karena semua dana jamaah dari daerah disetor langsung ke Abu Tours di Makassar.

Dicky menjelaskan, contoh cabang di Palembang yang pernah diperiksa Polda Sulsel. Kepala cabang Palembang akui semua dananya disetor ke Makassar.

"Jadi kita belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menentukan kepala cabang tersangka, karena uang jamaah ini disetor ke Makassar," ungkap Dicky.

Seperti diketahui, tim Polda Sulsel baru saja menetapkam dua terdangka baru. Isteri CEO Abu Tours, Hamzah Mamba, Nursahriah dan Komisaris, Khairuddin.

Selain dua tersangka baru, tersangka sebelumnya adalah CEO PT Abu Tours, Hamzah Mamba alias Abu Hamzah dan seorang Komisarisnya, Muh. Kasim. (dal)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved