Wisata Sulsel

PLN Siapkan Jolloro Mesin Listrik di Rammang-rammang

Perancangan jolloro bermesin listrik dilakukan untuk meningkatkan minat wisatawan untuk berlibur di Rammang-rammang.

PLN Siapkan Jolloro Mesin Listrik di Rammang-rammang
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Manajer PLN Rayon Maros, Latif Prasetyo, Manajer Sektor Pembangkit Tello Fatahudin Yogi Amibowo, Asmen Pelayanan dan Adm PLN Makassar Utara Hardi uji coba jolloro bermesin listrik. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Wisatawan yang ingin liburan ke kawasan karts Rammang-rammang, Desa Salenrang, Bontoa, Maros, tidak perlu khawatir untuk naik perahu atau jolloro dengan menyisir sungai pute, Rabu (11/7/2018).

Jika sebelumnya warga menggunakan jolloro yang bermesin bising, saat ini hal itu tidak terjadi lagi. Wisatawan akan merasa tenang selama perjalanan menuju Berua.

Pasalnya PLN area Makassar Utara bersama Sektor Pembangkitan Tello telah melakukan inovasi dengan menghadirkan selfy boat atau perahu elektrik.

Adm PLN Makassar Utara Hardi mengatakan, perancangan jolloro bermesin listrik dilakukan untuk meningkatkan minat wisatawan untuk berlibur di Rammang-rammang.

Jolloro bermesin listrik tersebut sebagai bentuk penyelesaian masalah atau keluhan yang kerap dialami oleh pemilik dan pengguna jolloro. Sebelumnya, jika sudah di atas jolloro, warga kesulitan untuk berbincang, karena suara mesin.

"Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada pengembanagan wisata. Selama ini, pemilik dan wisatawan kesulitan untuk bekomunikasu saat berkeliling sungai Salenrang. Itu akibat bisingnya suara mesin perahu yang masih menggunakan mesin BBM," katanya.

Sosialisasi dihadiri Manajer PLN Rayon Maros, Latif Prasetyo, Manajer Sektor Pembangkit Tello Fatahudin Yogi Amibowo, Asmen Pelayanan dan Adm PLN Makassar Utara Hardi, Komunitas Jolloro, Kelompok Sadar wisata Rammang-rammang, Muspida dan warga setempat.

Menurut Hardi, penggunaan selfy Boat memberikan keuntungan dibandingkan menggunakan perahu bermesin BBM. Keunggulan perahu listrik yakni biaya operasional rendah, bebas polusi karena tanpa gas buang.

Selain itu, warga juga terhindar dari kebisingan suara mesin dan perahu akan lebih tahan lama karena bebas getaran. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved