Keluarga Kepala Daerah Ramai-ramai Nyaleg, Pengamat: Mudah Diklaim Bangun Dinasti Politik

Keluarga kepala daerah di 24 kabupaten/kota di Sulsel ramai-ramai mencalonkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif

Keluarga Kepala Daerah Ramai-ramai Nyaleg, Pengamat: Mudah Diklaim Bangun Dinasti Politik
TRIBUNTIMUR/JUSTANG
Anggota Komisi I DPR RI, Andi Rio Padjalangi 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Keluarga kepala daerah di 24 kabupaten/kota di Sulsel ramai-ramai mencalonkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 nanti.

Dimulai dari Makassar, istri Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Indira Jusuf Ismail. Indira akan maju bertarung pada Pileg 2019 melalui Partai Perindo.

Keluarga Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, Andi Wahdah M Adam (keponakan) melalui partai Golkar. Begitu juga Andi Rusli Razak (saudara) melalui Golkar.

Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi. Ada nama Andi Rio Padjalangi dan Andi Ryad Padjalangi (ponakan). Dia mau melalui Golkar. Sementara saudaranya, Andi Yagkin Padjalangi melalui PDIP.

Baca: Niat Nyaleg di Pemilu 2019, Istri Bupati Barru Lepas Jabatan Kadis

Di Luwu Utara ada suami Bupati Lutra Indah Putri Indriani, Muhammad Fausi. Fausi maju bertarung pada Pileg 2019 melalui Partai Golkar.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar Firdaus Muhammad mengatakan bahwa anak, saudara, maupun cucu para kepala daerah sudah terbiasa dengan atmosfer politik.

"Mereka terbiasa dengan atmosfir politik dalam lingkungan keluarga sehingga mereka memiliki harapan besar maju di legislatif. Selain karena pengaruh ketokohan bupati atau wali kota," ungkap Firdaus, Rabu (11/7/2018).

"Peluangnya tergantung pada strategi politiknya, tidak cukup hanya pada ketokohan keluarga. Justru minusnya, mudah diklaim membangun dinasti politik," ujarnya.(ziz)


Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help