BNN Grebek Pabrik Sabu di Majene, Kapolres: Kasusnya Saya Tidak Tahu Banyak

Para tersangka dan barang bukti akan dibawa ke Jakarta oleh pihak BNN Pusat untuk penanganan lanjutan.

BNN Grebek Pabrik Sabu di Majene, Kapolres: Kasusnya Saya Tidak Tahu Banyak
ist
Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat menggrebek rumah di perumahan berlokasi di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang dijadikan sebagai tempat produksi atau pabrik sabu-sabu, Senin (9/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Kapolres Majene AKPB Asri Effendy mengaku tidak tahu banyak terkait kasus penggrebekan rumah yang dijadikan sebagai tempat pabrik sabu-sabu di salah satu perumahan BTN di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae pada 7 Juli lalu.

Ditemui usai menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Bhayangkara di Rujab Bupati Mamuju, Rabu (11/7/2018) Asri Effendy menuturkan, kasus tersebut ditangani sepenuhnya oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

"Saya tidak tahu banyak karena yang tangani BNN. Kalau kami hanya sharing informasi. Tapi sepertinya sampai sejauh ini pengembangannya sudah maksimal oleh orang BNN,"kata Asri kepada TribunSulbar.com.

Asri mengungkapkan, para tersangka dan barang bukti akan dibawa ke Jakarta oleh pihak BNN Pusat untuk penanganan lanjutan.

Baca: Begini Reaksi Kepala BNNP Sulbar Pascapenggerebekan Pabrik Sabu di Majene

Baca: Pabrik Sabu-sabu di Majene Terbongkar karena Ini

"Yah kita juga di Polres tetap bergerak membantu pihak BNN dalam melakukan pengembangan dalam hal memback up pengamanan," ujarnya.

Perwira Polri berpangkat dua bunga itu menambahkan, ke depan pihaknya akan semakin memperketat pengawasan dan akan melakukan koordinasi lebih intens kepada jasa pengiriman barang dalam hal ini kantor PT Pos Indonesia Cabang Majene.

"Kasus ini tidak semudah itu mendapatkan. Ini karena faktor IT yang belum terlalu memadai, kalau saya ditanya berapa lama kasusnya dipantau sampai terungkap saya enggak tahu karena yang lakukan BNN kita tahunya mereka datang lapor mau lakukan penggerebekan, jadi kita hadirkan anggota akhirnya melakukan pemeriksaan bersama," jelasnya.

"Tentu dengan adanya kasus ini, kami akan berusaha meningkatkan kemampuan deteksi anggota. Kemudian bekerjamsama dengan masyarakat utamanya agar bisa lebih pekat terhadap lingkungan sekitar, tentu ini juga akan memicu anggota saya untuk bekerja lebih," tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help