Pabrik Sabu-sabu di Majene Terbongkar karena Ini

Penyidiki BNN AKBP Budi Setiawan yang memimpin penggerebekan mengungkapan, dalam praktek produksi barang haram

Pabrik Sabu-sabu di Majene Terbongkar karena Ini
ist
Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat menggrebek rumah di perumahan berlokasi di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang dijadikan sebagai tempat produksi atau pabrik sabu-sabu, Senin (9/7/2018). 

Dikatakan, kasus tersebut awalnya diselidiki saat Wahyu terdeteksi oleh aparat melakukan pengiriman paket sabu sebanyak tiga kali ke Jawa masing-masing paket 20 dan 23 gram sabu.

Kasus tersebut terdeteksi saat paket sabu yang tiba di Kantor Pos Pamulang, Tangerang, Banten. Paket tersebut kemudian dibongkar oleh petugas dan diperiksa di laboratorium dan hasilnya positif.

"Pertama dan kedua ke Jakarta dan terakhir di Kediri, Jawa Timur. Paket sabu ini dikirim Wahyu lewat Kantor Pos Majene dengan modus disisipkan dalam bingkisan kue baje. Yang jelas kita tidak dilihat dari jumlahnya, tapi kota sekecil Majene ada pabrik sabu,"kata Budi menambahkan.

Budi menjelaskan, kasus tersebut diketahui dikendalikan dari dalam Lapas setelah mereka melanujutkan pengiriman pekat sabut tersebut kepada penerima, lalu melakukan monitor sehingga diketahui.

"Tersangka Wahyu mengatakan ia dipandu Lexi lewat telepon saat membuat sabu. Dalam pembuatan 20 gram sabu, dibutuhkan waktu 15 hari hingga siap kirim. Ia mengatakan siap dibayar Rp 4 juta sekali kirim (ke Jakarta dan Kediri),"kata Budi menjelaskan hasil interogasi kepada tersangka.

Kini empat orang tersangka dititip di tahanan Polres Majene. Sementara barang bukti pabrik pembuatan beserta barang bukti masih berada di kamar di rumah kontrakan yang dipasangi garis polisi dan dijaga anggota Polres Majene.

Berdasarkan informasi, malam ini penyidik BNN akan berangkat ke Majene melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan press release terkait pengungkapan kasus ini.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help