Pilwali Makassar 2018

Appi-Cicu Masih Punya Hak Konstitusional, KPU Makassar: Silakan!

Dalam pemilihan ini, hanya ada satu pasangan calon, yakni Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Appi-Cicu Masih Punya Hak Konstitusional, KPU Makassar: Silakan!
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menyelesaikan rekapitulasi suara untuk Pemilihan Walikota Makassar 2018 di Hotel Maxone, Jl Taman Makam Pahlawan, Makassar. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar telah merampungkan rekapitulasi suara, Pemilihan Walikota Makassar periode 2019-2023.

Dalam pemilihan ini, hanya ada satu pasangan calon, yakni Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Meski begitu, Appi-Cicu tidaklah sendiri dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.

Dalam aturan Pilkada, jika hanya ada satu Paslon (tunggal), maka KPU setempat sebagai penyelenggara memperhadapkan paslon dengan kolom kosong (kotak tanpa gambar).

Dari hasil rekapitulasi yang ditandai dengan sidang pleno yang berlangsung di Hotel Maxone, Jl Taman Makam Pahlawan, Makassar, pasangan Appi-Cicu meraih 264.245 suara sedangkan Kolom Kosong 300.795 suara.

Baca: Panwaslu Segel Jendela dan Pintu Masuk Ruang Pleno KPU Makassar, Ini Alasannya

Setelah rekapitulasi itu, KPU Makassar pun menyatakan bahwa Pilkada telah selesai.

Komisioner KPU Makassar yang diwakili oleh Abdullah Mansur mengatakan bahwa pemilihan akan kembali diulang pada 2020.

"Karena suara kolom kosong lebih banyak dibandingkan paslon, maka aturannya Pilkada Kembali digelar dalam momentum Pilkada terdekat dari sekarang. Artinya 2020 baru kembali digelar pemilihan kepala daerah," katanya.

Apakah hasil rekapitulasi ini sudah final?

Halaman
12
Penulis: Saldy
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help