Polda Sulsel Buru WNA Singapura Terduga Penyelundupan Koral

Dinyatakan menjadi buronan Polda Sulsel sekitar September 2017 silam dan beberapa pelaku utama lainnya, tidak ada titik terang di Polda.

Polda Sulsel Buru WNA Singapura Terduga Penyelundupan Koral
darul/tribuntimur.com
Direskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Polda Sulsel masih mengejar Warga Negara Asing (WNA) Singapura, bernama Neo Liok Swee alias Desmon.

Desmon jadi buronan tim Polda Sulsel, karena diduga terlibat penyelundupan koral atau karang hidup asal Sulsel yang diungkap pada akhir Juli, 2017 silam.

"Kita masih mengejar orang Singapura itu," ungkap Direskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono saat dikonfirmasi tribun, Sabtu (7/72018).

Sejak Ditreskrimsus Polda diungkap di Denpasar Bali, amankan puluhan jenis koral asal Sulsel. Hingga saat ini Polda masih menetapkan satu tersangka.

Adalah tersangka Iqbal, pegawai di CV Banyu Samudera Lestari di Makassar yang kini divonis 2 bulan 5 hari oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Maros.

Tapi, Desmon yang dinyatakan menjadi buronan Polda Sulsel sekitar September 2017 silam dan beberapa pelaku utama lainnya, tidak ada titik terang di Polda.

Menurut Kombes Yudhiawan Wibisono, Polda Sulsel menetapkan dua tersangka. Sedangkan berkas atau data-data untuk buronan Desmon sudah disiapkan tim.

"Tersangkanya itu dua, kita menetapkan dua orang itu. Tinggal orang singapura yang mendanai ini, tapi dia sudah balik ke negaranya tapi ada data," jelasnya.

Diketahui saat pengungkapan, tim Polda Sulsel membawa kembali 21 koper berisi ratusan jenis Koral atau karang hidup asal Sulsel yang ditangkap di Denpasar.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved