Kesaksian Pamong Saka Wanabakti Cabang Selayar Jelang Karamnya KM Lestari Maju

Saat itu, kata Marwan, dia sempat menolong seorang perempuan dan sempat bertahan selama empat jam di atas kapal.

Kesaksian Pamong Saka Wanabakti Cabang Selayar Jelang Karamnya KM Lestari Maju
nurwahidah/tribunselayar.com
Pamong Saka Wanabakti Cabang Selayar Marwan Nur, Penumpang Selamat KM Lestari Maju 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Pamong Saka Wanabakti Cabang Kepulauan Selayar, Marwan Nur, salah satu penumpang selamat dalam peristiwa karamnya KMP Lestari Maju di Perairan Selayar, Selasa (3/7/18).

Kepada Tribunselayar.com, Marwan Nur mengungkapkan kondisi di atas kapal sebelum melompat ke laut.

"Tiba-tiba hujan dan kapal dihantam ombak. Saat itu tidak ada peringatan bahwa kapal akan karam, para ABK (anak buah kapal) santai saja. Itupun saat kapal mau miring ada seorang ibu berteriak dia tidak pakai pelampung, minta tolong kepada ABK, tapi mereka (ABK) tidak bergerak. Karena kapal sudah miring, mereka (ABK) tetap bertahan di atas, bagian belakang," kata Marwan, Sabtu (7/7/2018).

Saat itu, kata Marwan, dia sempat menolong seorang perempuan dan sempat bertahan selama empat jam di atas kapal.

"Setelah mobil di geladak dihempas ombak, kami (Marwan dan perempuang yang ditolongnya) lompat ke laut. Saya berjanji pada perempuan yang saya pegang itu bahwa kalau takdir maka meninggal'ki sama-sama," ujarnya.

"Saat kami sudah di laut, ombak pun semakin kencang, perempuan itu sempat lepas tangannya, dan kami berpisah. Beberapa saat kemudian saya melihatnya lagi, langsung meraih tangannya dan perintahkan pegang tas yang saya bawa," tambahnya.

Saat berhasil sampai di bibir pantai, Marwan mengaku melihat banyak warga yang menyaksikan peristiwa tersebut, tapi tidak ada yang berusaha menolong.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved