4,9 Persen Anak di Sulsel Bergizi Buruk, Pertamina Bangun Posyandu di Makassar

Melalui Program Bina Lingkungan, bantuan pembangunan fisik posyandu beserta instalasi jalur air dan listrik senilai Rp 110 Juta.

4,9 Persen Anak di Sulsel Bergizi Buruk, Pertamina Bangun Posyandu di Makassar
HANDOVER
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi meresmikan bantuan pembangunan Posyandu Mandiri Teratai II di Kelurahan Pandang, Makassar, Sabtu (7/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gizi buruk masih menjadi masalah utama di beberapa wilayah di Indonesia.

Berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada 2017, status gizi buruk balita dilihat dari berat badan menurut umur diperoleh data, sekitar 3,8 persen balita gizi buruk dan 14 persen balita gizi kurang.

Di provinsi Sulsel, angka gizi buruk masih tinggi yakni sebesar 4,9 persen.

Dan balita berstatus gizi kurang di angka 17.9 persen.

Keduanya berada di atas rerata presentase nasional.

Demi menekan kasus gizi buruk di Indonesia, khususnya Sulsel, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi meresmikan bantuan pembangunan Posyandu Mandiri Teratai II di Kelurahan Pandang, Makassar, Sabtu (7/7/2018).

Baca: Pertamina Sudah 6 Kali Naikkan Harga BBM Tahun Ini

Melalui Program Bina Lingkungan, bantuan pembangunan fisik posyandu beserta instalasi jalur air dan listrik senilai Rp 110 Juta.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo dalam rilisnya menuturkan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pertamina khususnya di bidang kesehatan.

"Meski mengalami penurunan, kasus gizi buruk masih jadi permasalahan utama di bidang kesehatan. Karenanya dibutuhkan upaya dalam penanganannya, salah satunya melalui program Posyandu,” kata Roby.

Kenapa di Kecamatan Pandang Makassar?

"Sebelumnya, Pertamina telah melakukan survei dan menganalisa kondisi kebutuhan masyarakat setempat. Berdasarkan data yang diperoleh, Kelurahan Pandang memang termasuk yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak," ujar Roby.

Baca: Kasihan, Warga Maros Ini Butuh Uluran Tangan Anda, Anaknya Menderita Lumpuh Layu dan Gizi Buruk

Dengan adanya Posyandu yang sasaran utamanya bayi dan balita ini, lanjut Roby, diharapkan dapat berdampak langsung untuk meningkatkan gizi anak khususnya bayi dan balita.

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, Pertamina telah menggulirkan dana bantuan Bina Lingkungan di sektor peningkatan kesehatan di wilayah Sulawesi sebesar lebih dari Rp 2 miliar. (aly)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help