Syahrul Siap Jadi Dosen Unismuh Meski Tak Digaji

Rektor Rahman Rahim memuji kepemimpinan Syahrul selama dua periode menjabat gubernur di Sulsel.

Syahrul Siap Jadi Dosen Unismuh Meski Tak Digaji
munawwarah/tribun-timur.com
Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim menerima buku dari D H Syahrul Yasin Limpo di acara seminar nasional Unismuh Makassar dalam rangka Milad ke 55 Unismuh, Jumat (6/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menjadi narasumber tunggal seminar nasional rangkaian milad 55 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Balai Sidang, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (6/7/2018). 

Seminar yang mengangkat tema "pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi mewujudkan kesejahteraan", diikuti ribuan peserta yang terdiri dari mahasiswa dan civitas akademika Unismuh. Hadir juga dalam seminar Rektor Unismuh Dr Abdul Rahman Rahim, Ketua BPH Unismuh Syaiful Saleh. 

Pada moment tersebut, Syahrul juga menyerahkan buku karyanya berjudul "Mewujudkan Pemerintah Daerah yang Bersih dan Berwibawa Melalui Penerapan Pengawasan Hukum yang Konsisten” kepada Rektor Unismuh Rahman Rahim. 

“Buku ini sebenarnya belum di launching, tapi buku ini harus diserahkan karena momennya sangat bagus,” kata Syahrul saat menyerahkan buku tersebut.  

Mantan gubernur Sulsel dua periode ini menyerahkan buku yang ditulisnya sendiri usai memberikan materi saat menjadi pembicara tunggal dalam seminar nasional Unismuh Makassar.

Baca: Unismuh Makassar Siapkan Rumah Bersubsidi bagi Dosen dan Karyawan dengan DP Nol Rupiah

Baca: Pusdiklat Rp 8,8 Miliar Unismuh Diresmikan

Unismuh Makassar juga senang lantaran pinangannya terhadap SYL sebagai dosen pemerintahan disambut baik. 

“Saya siap menerima tawaran rektor untuk menjadi dosen di Unismuh Makassar untuk bidang pemerintahan, meskipun saya tidak digaji. Saya siap,” tegas Syahrul sebagai kader Muhammadiyah.

Wakil Ketua PWM Syaiful Saleh, merespon positif kesediaan Syahrul menjadi tenaga dosen di Unismuh.  “Sebagai kader tentu tidak bisa menolak jika diminta mengabdi di persyarikatan Muhammadiyah,”kata Syaiful Saleh gembira.

Rektor Rahman Rahim memuji kepemimpinan Syahrul selama dua periode menjabat gubernur di Sulsel.

“Selama sepuluh tahun kepemimpinan Syahrul di Sulsel cukup banyak kemajuan pembangunan yang telah dicapai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulsel, diantaranya pertumbuhan ekonomi Sulsel telah melampaui rata-rata pertumbuhan nasional,” katanya.

Syahrul di acara seminar yang didominasi mahasiswa Unismuh ini, memberi semangat kepada mahasiswa untuk tidak kalah dengan mahasiswa di perguruan tinggi mana pun di dunia ini. Tentu untuk bisa bersaing, mahasiswa harus memiliki kemampuan yang cukup menghadapi dunia yang sekarang ini sudah berubah.

Menghadapi dunia yang sekarang sudah berubah ini kata Syahrul, mahasiswa selain memiliki agenda intelektual yang baik juga harus memiliki agenda manajerial yang baik pula. Kedua agenda harus dengan pendekatan agama, kapasitas  dan kolaborasi serta budaya Bugis-Makassar.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help