Risman Pasigai: Pernyataan Ketua Golkar Jeneponto Tidak Sewajarnya Diungkapkan

Saya kira semua pernyataan ketua Golkar Jeneponto harus dijernihkan dan menutup ruang provokasi.

Risman Pasigai: Pernyataan Ketua Golkar Jeneponto Tidak Sewajarnya Diungkapkan
HANDOVER
Jubir NH-Aziz, Risman Pasigai

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Kekaryaan (OKK) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai menegaskan Ketua Golkar Sulsel AM Nurdin Halid tidak pernah secara langsung mengatakan Ketua DPD II Golkar Jeneponto Iksan Iskandar pengkhianat.

“Kata pengkhianat yang disampaikan Bapak Nurdin Halid saat sambutan silaturrahmi dikediaman beliau dengan kalimat seperti ini. Terima kasih kepada kader Partai Golkar yang telah bekerja keras dan aktif maupun yang tidak aktif. Dan selamat kepada pengkhianat,” tegas Risman, Jumat (6/7/2018).

Dikatakan, apa yang disampaikan Iksan Iskandar di Harian Tribun Timur adalah keliru dan tidak sewajarnya diungkapkan. “NH memang akan melakukan evaluasi secara internal Partai Golkar terkait proses pilgub dan ini untuk semua kabupaten/kota,” ujarnya.

Sejatinya, kata dia, Ketua DPD Golkar Jeneponto Iksan Iskandar menemui Nurdin Halid untuk menyampaikan laporannya terkait hasil Pilkada Jeneponto dan Pilgub Sulsel, bukan bicara banyak di media secara tendensius dan menantang Partai Golkar Sulsel.

Baca: NH Bakal Bersih-bersih Pengkhianat Golkar, Ini Tanggapan Bupati Pangkep

Baca: NH Akan Bersih-bersih Pengkhianat Golkar, Bupati Jeneponto: Siapa Sebenarnya yang Khianat?

“Saya kira semua pernyataan ketua Golkar Jeneponto harus dijernihkan dan menutup ruang provokasi kelompok tertentu yang ingin melihat Golkar tidak bangkit. Soal dinamika di Golkar Jeneponto, kami tidak pernah mendapat laporan tertulis dari DPD II,” jelasnya.

Kemarin, Kamis (5/7/2018), Iksan menanggapi rencana Golkar Sulsel yang ingin bersih-bersih kader pasca-Pilgub Sulsel. Bahkan Iksan blak-blakan terkait polemik yang ada di tubuh Golkar Sulsel dan Golkar Jeneponto.

Iksan mengatakan, hasil perolehan suara sementara Pilgub Sulsel yang dimenangkan pasangan Prof Andalan dipengaruhi oleh figur.

Baca: Benarkah 6 Ketua Golkar Rangkap Bupati di Sulsel Ini Dicari Nurdin Halid?

Baca: Bupati Jeneponto Karaeng Ninra: Nurdin Halid dan Adiknya Hadiri Acara Calon Lain, Siapa Khianat Kah?

“Figur NA memang populer, terkenal, harusnya disitu yang diintropeksi. Tingkat kesukaan masyarakat dan ketokohannya (NA) memang tidak diragukan, Pilgub Sulsel ini ditentukan dengan ketokohan kandidat,” kata Iksan.

Bukan hanya itu, Iksan juga blak-blakan menyinggung kata pengkhianat. Menurutnya dia adalah bagian dari korban pengkhianatan. Korban pengkhianatan yang dimaksud Iksan karena sikap politik NH yang menghadiri dzikir dan doa bersama pasangan nomor urut 1, Mulyadi Mustamu yang merupakan rival pasangan Iksan Iskandar-Paris Yasir.

“Siapa yang tidak sakit hatinya pak, saya ini anakmu, anak buahmu lah di Partai Golkar, masa kamu sudah tahu itu lawan saya lalu kamu datang dukung dia dan kampanye bersama. Lalu siapa yang dikhianati sebenarnya?” ungkap Iksan.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help